Keterbatasan fasilitas laboratorium IPA di MTs N 2 Bungo menyebabkan proses pembelajaran masih didominasi oleh penyampaian teori sehingga peserta didik kurang aktif dan mengalami kesulitan dalam memahami materi abstrak, khususnya Rotasi Bumi. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya inovasi media pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual guna mendukung proses pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran monopoli pada materi Rotasi Bumi di kelas VII MTs N 2 Bungo serta mengetahui tingkat kelayakan, kepraktisan, dan respons peserta didik terhadap media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 27 peserta didik kelas VII D MTs N 2 Bungo yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi angket validasi ahli materi, angket validasi ahli media, angket praktikalitas guru, dan angket respons peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran monopoli memperoleh persentase validasi sebesar 95% dari ahli materi dan 92% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Uji praktikalitas oleh guru memperoleh persentase sebesar 92,5% dengan kategori sangat praktis, sedangkan respons peserta didik mencapai 88,85% dengan kategori sangat tertarik. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran monopoli dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPA karena mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik serta menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan media pembelajaran pada materi IPA lainnya serta menguji efektivitasnya terhadap hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis peserta didik.
Copyrights © 2026