Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja fisik dan beban kerja mental pada operator bagian packaging di PT Energi Sejahtera Mas menggunakan metode Cardiovascular Load (CVL) dan NASA Task Load Index (NASA-TLX). Metode CVL digunakan untuk mengukur beban kerja fisik berdasarkan denyut nadi pekerja, sedangkan NASA-TLX digunakan untuk mengukur beban kerja mental melalui enam dimensi penilaian. Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 20 responden yang terdiri dari pekerja packaging pastil, packaging beading, dan loading. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja fisik tertinggi sebesar 45% berada pada pekerjaan packaging beading dengan kategori sedang, sedangkan terendah sebesar 5% pada packaging pastil dengan kategori ringan. Sementara itu, hasil pengukuran beban kerja mental menunjukkan nilai tertinggi sebesar 54,67 dan terendah sebesar 36,67, dengan keseluruhan responden berada pada kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas kerja masih dalam batas aman, namun berpotensi menimbulkan kelelahan apabila tidak dikelola dengan baik. Berdasarkan hasil analisis, diberikan usulan perbaikan berupa penerapan rotasi kerja, penggunaan alat bantu ergonomis, peningkatan fasilitas kerja, penyesuaian beban kerja berdasarkan usia, serta penambahan waktu istirahat. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam meningkatkan produktivitas kerja serta menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja
Copyrights © 2026