Abdimas Singkerru
Vol. 6 No. 1 (2026)

Edukasi Kesehatan bagi Pasien di Praktik Mandiri Dokter Desa Pondok Labu untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru

Elvika Aulia Fitroningtyas (Unknown)
Novarina Sulsia Ista’In Ningtyas (Unknown)
Dinil Qaiyimah (Unknown)
Alfiana Laili Dwi Agustin (Unknown)
Nasrul Nasrul (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Tuberkulosis Paru masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memiliki tingkat penularan tinggi dan berdampak terhadap kondisi kesehatan maupun sosial masyarakat. Rendahnya pengetahuan pasien mengenai cara penularan, pentingnya pengobatan teratur, serta tindakan pencegahan penyakit menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pasien mengenai Tuberkulosis Paru, cara penularan, pengobatan, serta upaya pencegahan penularan penyakit melalui edukasi kesehatan dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Februari 2026 di Praktik Mandiri Dokter Desa Pondok Labu dengan melibatkan 10 orang pasien Tuberkulosis Paru yang datang berobat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga aspek utama, yaitu edukasi kesehatan Tuberkulosis Paru, optimalisasi media edukasi menggunakan leaflet, dan praktik pencegahan penularan penyakit. Kegiatan diawali dengan pengukuran pemahaman awal peserta, dilanjutkan dengan penyuluhan interaktif, pembagian media edukasi, demonstrasi penggunaan masker dan etika batuk, serta evaluasi pemahaman peserta setelah kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pasien pada seluruh indikator penilaian. Pengetahuan dasar mengenai Tuberkulosis Paru meningkat dari 50% menjadi 100%, pemahaman mengenai cara penularan meningkat dari 33,3% menjadi 86,7%, sedangkan pemahaman mengenai pengobatan Tuberkulosis Paru meningkat dari 25% menjadi 98,3%. Peningkatan juga terlihat pada pemahaman mengenai upaya pencegahan penularan penyakit yang meningkat dari 53,3% menjadi 100%. Pelaksanaan kegiatan memberikan manfaat dalam meningkatkan kesadaran pasien mengenai pentingnya kepatuhan pengobatan, penggunaan masker, penerapan etika batuk, serta perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan penularan penyakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi kesehatan, media edukasi, dan praktik langsung dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien dalam mencegah penularan Tuberkulosis Paru. Keterlibatan aktif pasien selama kegiatan berlangsung menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan edukasi kesehatan berbasis masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

singkerru

Publisher

Subject

Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Environmental Science Public Health Social Sciences

Description

Abdimas Singkerru adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi ...