Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Impact of Tofu X Factory Liquid Waste Discharge on Gentung River Water Quality, Pangkep Regency: Dampak Buangan Limbah Cair Pabrik Tahu X Terhadap Kualitas Air Sungai Gentung, Kabupaten Pangkep Nasrul, Nasrul; Amal Arfan; Nasiah Badwi; Ichsan Invanni Baharuddin; Dinil Qaiyimah
Jurnal Ecosolum Vol. 13 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ecosolum.v13i2.36772

Abstract

This research aims to determine the impact of tofu factory liquid waste on the water quality of the Gentung River, Pangkep Regency. Quantitative descriptive analysis is used to analyze and process data presented narratively. The data was obtained from laboratory test results taken from five sampling points  (one wastewater sample point as a pollutant, three river water sample points in the tofu factory area, and one river water sample as comparative data) which was then compared with the water quality standard requirements of the secondclass river. Survey data, observations, and documentation were also used to strengthen the laboratory analysis results of this research. The research results show that tofu factory liquid waste hurts river water quality in terms of the parameters Total Suspended Solids (TSS), Total Dissolved Solids (TDS), Dissolved Solids (DO), Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), and Total Organic Matter. The temperature, color, and pH parameters meet the established river water quality standards. So, it can be seen that the water from the Gentung River, Pangkep Regency, which is in the Tofu Factory Area, cannot be used as a source of clean water for thecommunity and agricultural land and similar uses because the water is polluted. This research can be used as a source of information for local stakeholders who are taking steps to address environmental problems.
Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Digital Menggunakan ESRI ArcGIS Survey123 Bagi Peserta Didik di SMP Islam Terpadu Al-Hikmah Pangkep Yanti, Jeddah; Ichsan Invanni Baharuddin; Dinil Qaiyimah; Muhammad Faisal Juanda; Nurul Afdal Haris
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 2: January 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v2i2.20253

Abstract

Tuntutan kompetensi guru yang profesional di era digital sejalan dengan perkembangan sektor pendidikan yang menekankan pada integrasi ilmu pengetahuan, komunikasi organisasi, dan teknologi terapan dalam mata pelajaran. Peningkatan platform digital untuk menunjang proses belajar mengajar siswa terus meningkat secara real-time dengan cepat. Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Makassar mengadakan program pelatihan menggunakan ESRI ArcGIS Survey123 bersama SMP IT Al-Hikmah Pangkep (mitra). Terkait dengan platform digital, keterbatasan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam proses belajar mengajar menyebabkan media pembelajaran terbatas dan kurang terorganisir sehingga database hasil pembelajaran kurang dievaluasi. Mitra mempelajari manfaat penggunaan aplikasi digital untuk mengumpulkan, mengatur, menganalisis, dan mengevaluasi hasil pembelajaran dengan cepat, efektif, dan efisien. ArcGIS Survey123 memberikan akses bagi pelajar dan akademisi profesional sebagai bentuk mitra dukungan ESRI. Aplikasi ini telah diterapkan pada sistem tingkat IGCSE Cambridge bidang sains dan ilmu sosial untuk siswa sekolah dasar di berbagai negara seperti Singapura. Pemanfaatan Aplikasi Digital dengan menggunakan ESRI ArcGIS Survey123 di SMP IT Al-Hikmah Pangkep dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi serta meningkatkan minat dan bakat siswa dalam mengeksplorasi aplikasi digital, yang diharapkan dapat disosialisasikan baik kepada rekan sejawat maupun siswa. di kelas. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh guru dan siswa diterima dengan lancar. Peningkatan pembelajaran efektif mendorong mitra untuk mengembangkan berbagai jenis aplikasi digital dalam sistem belajar mengajar secara terus menerus.
Strategi Bertahan Hidup Nelayan Di Desa Laguruda Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Nirmala Nasir; Abdul Malik; Maddatuang, Maddatuang; Abdul Mannan; Dinil Qaiyimah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10304

Abstract

This study aims to determine the socio-economic conditions and what strategies are used to survive as fishermen in Laguruda Village, Sanrobone District, Takalar Regency. This study is a type of survey research while based on its analysis it is a qualitative descriptive study. Data collection techniques use observation, interview and documentation techniques. The variables in this study are social and economic aspects. The results of the study show that the social conditions are still relatively low levels of education, most are only elementary school graduates, then seen based on their economic conditions, the income level of fishermen is classified as moderate, ranging from Rp. 1,500,000 to 2,500,000 which has a figure of 43 percent. The strategies used by fishermen to survive are active strategies such as increasing working hours, looking for other jobs, and asking family members to work. Then passive strategies such as minimizing expenses, getting used to buying cheap goods and networking strategies that utilize social networks such as utilizing assistance from the government.
Edukasi Kesehatan bagi Pasien di Praktik Mandiri Dokter Desa Pondok Labu untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru Elvika Aulia Fitroningtyas; Novarina Sulsia Ista’In Ningtyas; Dinil Qaiyimah; Alfiana Laili Dwi Agustin; Nasrul Nasrul
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.338

Abstract

Tuberkulosis Paru masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memiliki tingkat penularan tinggi dan berdampak terhadap kondisi kesehatan maupun sosial masyarakat. Rendahnya pengetahuan pasien mengenai cara penularan, pentingnya pengobatan teratur, serta tindakan pencegahan penyakit menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pasien mengenai Tuberkulosis Paru, cara penularan, pengobatan, serta upaya pencegahan penularan penyakit melalui edukasi kesehatan dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Februari 2026 di Praktik Mandiri Dokter Desa Pondok Labu dengan melibatkan 10 orang pasien Tuberkulosis Paru yang datang berobat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga aspek utama, yaitu edukasi kesehatan Tuberkulosis Paru, optimalisasi media edukasi menggunakan leaflet, dan praktik pencegahan penularan penyakit. Kegiatan diawali dengan pengukuran pemahaman awal peserta, dilanjutkan dengan penyuluhan interaktif, pembagian media edukasi, demonstrasi penggunaan masker dan etika batuk, serta evaluasi pemahaman peserta setelah kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pasien pada seluruh indikator penilaian. Pengetahuan dasar mengenai Tuberkulosis Paru meningkat dari 50% menjadi 100%, pemahaman mengenai cara penularan meningkat dari 33,3% menjadi 86,7%, sedangkan pemahaman mengenai pengobatan Tuberkulosis Paru meningkat dari 25% menjadi 98,3%. Peningkatan juga terlihat pada pemahaman mengenai upaya pencegahan penularan penyakit yang meningkat dari 53,3% menjadi 100%. Pelaksanaan kegiatan memberikan manfaat dalam meningkatkan kesadaran pasien mengenai pentingnya kepatuhan pengobatan, penggunaan masker, penerapan etika batuk, serta perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan penularan penyakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi kesehatan, media edukasi, dan praktik langsung dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien dalam mencegah penularan Tuberkulosis Paru. Keterlibatan aktif pasien selama kegiatan berlangsung menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan edukasi kesehatan berbasis masyarakat.