Penelitian ini menganalisis kontribusi daur ulang terhadap Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) sebagai implementasi SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) serta relevansinya dalam kurikulum Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) yaitu dengan mengumpulkan dan menganalisis secara kritis literatur dari berbagai sumber ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daur ulang merupakan strategi konservasi yang krusial dengan mengubah limbah menjadi bahan baku sekunder, daur ulang secara signifikan mengurangi tekanan eksploitasi terhadap SDA primer seperti minyak dan mineral serta mendukung model Ekonomi Sirkular. Selain itu, model pengelolaan limbah seperti bank sampah menciptakan dampak sosial dan ekonomi positif, termasuk penciptaan lapangan kerja (SDGs 8) dan peningkatan pendapatan rumah tangga (SDGs 1). Kesimpulannya, topik ini memiliki relevansi yang sangat tinggi untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum IPS, sebab IPS merupakan wadah strategis untuk menumbuhkan literasi keberlanjutan dan etika lingkungan. Integrasi ini perlu diwujudkan dengan mengaitkan konsep daur ulang dalam Geografi (pengelolaan SDA), Ekonomi (Ekonomi Sirkular), dan Sosiologi (perubahan perilaku), khususnya melalui pembelajaran berbasis proyek yang praktis dari konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) guna membentuk kebiasaan hidup yang bertanggung jawab.
Copyrights © 2026