Perkembangan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi peserta didik, namun juga memunculkan berbagai persoalan etika digital seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, cyberbullying, serta penggunaan bahasa yang tidak santun. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pembinaan kesadaran etika dalam penggunaan media sosial oleh generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk etika digital peserta didik di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research) melalui analisis berbagai sumber literatur yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen memiliki peran penting dalam membentuk etika digital peserta didik melalui integrasi nilai-nilai etika Kristen dalam pembelajaran. Nilai-nilai seperti kasih, kejujuran, tanggung jawab, kerendahan hati, dan penguasaan diri menjadi dasar moral yang membimbing peserta didik dalam berinteraksi di ruang digital. Selain itu, keteladanan guru serta pendekatan pembelajaran yang kontekstual juga berperan dalam menumbuhkan kesadaran moral peserta didik dalam menggunakan media sosial secara bijaksana. Dengan demikian, Pendidikan Agama Kristen tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengajaran nilai-nilai iman, tetapi juga sebagai upaya pembentukan karakter digital peserta didik agar mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab dan mencerminkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan digital.Kata kunci: Pendidikan Agama Kristen, etika digital, media sosial, karakter Kristen, peserta didik.
Copyrights © 2026