Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) merupakan pendekatan yang menekankan layanan menyeluruh bagi anak, mencakup pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan. Namun, implementasinya di tingkat lembaga sering menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan PAUD HI, menganalisis faktor penyebabnya, serta merumuskan strategi yang dapat mendukung efektivitas implementasi program. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus di TK Teratai Batuan Sumenep. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep PAUD HI, minimnya pelatihan dan dukungan kelembagaan, serta kurangnya keterlibatan orang tua dan instansi pendukung. Selain itu, hambatan sarana prasarana dan beban administrasi juga menghambat efektivitas program. Upaya yang telah dilakukan sekolah antara lain menjalin kemitraan dengan pihak eksternal dan meningkatkan komunikasi dengan orang tua. Kesimpulannya, implementasi PAUD HI memerlukan dukungan sistemik dan peningkatan kompetensi guru agar dapat terlaksana secara optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026