Kebugaran jasmani merupakan komponen penting dalam perkembangan fisik siswa sekolah dasar. Namun, berdasarkan hasil observasi di SDN 2 Tanjung, sebagian besar siswa kelas VI masih berada di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sebesar 75, dengan 25 dari 39 siswa (64,10%) belum mencapai ketuntasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis permainan sirkuit terhadap kebugaran jasmani siswa kelas VI SDN 2 Tanjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari kelas kontrol (20 siswa) dan kelas eksperimen (19 siswa). Pengumpulan data dilakukan menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) berdasarkan pedoman Rahmat Permana melalui pretest dan posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dan hasil uji homogenitas menunjukkan data homogen dengan nilai signifikansi pretest sebesar 0,321 > 0,05 dan posttest sebesar 0,444 > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 19,84 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 16,95. Hasil uji Independent Sample T-Test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar < 0,001 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, pembelajaran berbasis permainan sirkuit berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa kelas VI SDN 2 Tanjung.
Copyrights © 2026