Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan katarsis dalam meningkatkan self compassion pada wanita dewasa korban broken home di Kota Pontianak. Wanita yang tumbuh dalam kondisi keluarga tidak harmonis sering mengalami luka emosional yang berdampak pada rendahnya penerimaan diri, perasaan tidak berharga, kecenderungan menyalahkan diri, serta kesulitan mengelola emosi negatif. Self compassion sebagai kemampuan untuk bersikap baik kepada diri sendiri (self kindness), menyadari bahwa penderitaan adalah bagian dari pengalaman manusia (common humanity), dan memiliki kesadaran penuh terhadap pengalaman emosional (mindfulness), menjadi aspek penting dalam proses pemulihan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah tiga orang wanita dewasa korban broken home di Kota Pontianak. Instrumen yang digunakan adalah skala self compassion yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Intervensi katarsis diberikan dalam beberapa sesi yang berfokus pada proses pengungkapan pengalaman emosional masa lalu dalam suasana yang aman dan terstruktur. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya perbedaan skor self compassion sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada seluruh aspek self compassion setelah penerapan katarsis. Dengan demikian, katarsis efektif dalam meningkatkan self compassion pada wanita dewasa korban broken home di Kota Pontianak
Copyrights © 2026