Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi manajemen organisasi berdasarkan pendekatan George R. Terry (POAC) serta mengevaluasi kapasitas manajemen Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dalam pengelolaan sampah di TPST Bantargebang. Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi di DKI Jakarta berdampak pada meningkatnya volume sampah yang menekan kapasitas pengelolaan dan memicu kondisi overcapacity di TPST Bantargebang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual fungsi manajemen telah diterapkan, namun implementasinya belum optimal. Hal ini ditunjukkan oleh lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan, dominasi metode open dumping, serta keterbatasan sistem pengawasan berbasis risiko. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan yang berkontribusi terhadap meningkatnya potensi risiko kegagalan struktur timbunan sampah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan integrasi fungsi manajemen, penerapan teknologi pengelolaan yang sesuai standar, serta pengembangan sistem pengawasan berbasis data guna mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026