Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MANAJEMEN STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA KEBUN REFUGIA DI DINAS TANAMAN PANGAN HOLTIKULTURA PERKEBUNAN DAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN MAGETAN Tiya Faradella; Trenda Aktiva Oktariyanda
Publika Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v9n1.p321-322

Abstract

Pemerintah terus berupaya melakukan pengembangan obyek-obyek pariwisata di Indonesia guna menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Adapun salah satu contoh obyek pariwisata yang terus dikembangkan hingga saat ini adalah obyek wisata Kebun Refugia di Kabupaten Magetan. Obyek wisata ini merupakan salah satu sektor pariwisata unggulan di Kabupaten Magetan akan tetapi masih kurangnya fasilitas yang disediakan mengakibatkan kualitas pelayanan kurang maksimal. Dibutuhkan strategi dari Pemerintah Daerah melalu Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Tanaman Pangan untuk meningkatkan mutu pelayanan di Kebun Refugia. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan manajemen strategi dalam upaya pengembangan obyek wisata Kebun Refugia di Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada manajemen strategi dengan menggunakan teori strategi pengembangan pariwisata menurut Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor PM.35/UM.001/MPEK/2012 yang terdiri dari strategi pengembangan pariwisata, strategi pengembangan sumber daya manusia, strategi investasi dan strategi pengelolaan lingkungan. Teknik pengumpulan yang digunakan antara lain wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan proses pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data dan serta penarikan kesimpulan. Untuk menunjukkan strategi yang dilakukan oleh dinas terkait dalam mengembangan obyek wisata Kebun Refugia penulis menggunakan 4 indikator yaitu, pertama strategi sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif dengan mengembangan obyek wisata Kebun Refugia Magetan, penyediaan fasilitas sarana dan prasarana bagi pengunjung yang terus ditingkatkan, kedua strategi pengembangan sumber daya manusia dengan merekrut pegawai yang sesuai dengan kualifikasi dan persyaratan khusus yang telah ditentukan, yang ke tiga strategi investasi pihak pengelola memanfaatkan media social Facebook, Instagram yang murah, mudah, serta cepat dan yang ke empat strategi pengelolaan lingkungan yang ramah dan hemat energi dengan menggunakan air kolam tanpa kaporit, serta tetap melestarikan pohon-pohon, serta menyediakan bak-bak sampah. Kata Kunci : Manajemen Strategi, Pengembangan Wisata, Kebun Refugia The government continues to develop tourism objects in Indonesia to attract tourists both domestic and foreign. One example of a tourism object that continues to be developed until now is the tourist attraction Of Refugia Garden in Magetan Regency. This tourist attraction is one of the leading tourism sectors in Magetan Regency. However, the lack of available facilities resulted in the quality of service is not maximal.The Local Government through the Department of Horticultural Food Crops Plantation and Food Crops need a strategy to improve the quality of services in the Refugia Garden. The aim of the xtudy is to describe strategy management as an effort to develop tourism objects Refugia Garden at the Department of Food Crops Horticulture Plantation and Food Security Magetan Regency. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. This study also focuses on the management of strategies using tourism development theory according to Regulation of the Minister of Tourism and Creative Economy Number PM.35/UM.001/MPEK/2012, which consists of tourism development strategy; human resource development strategies; investment strategies; and environmental management strategies. Data collection techniques that used are interviews, observations, and documentations. Furthermore, data analysis is carried out by the process of data collection; data processing; presentation of data; and conclusion. To show the strategy carried out by the agency related to the development of tourism objects Refugia Garden, the study use 4 indicators. First, the strategy of tourism resources and creative economy by developing tourism objects Refugia Magetan Garden and the provision of facilities and infrastructure for visitors are constantly improved. Second, the human resource development strategy by recruiting employees who are by the specific qualifications and requirements that have been determined. Third, the management's investment strategy utilizes Facebook and Instagram social media that are cheap, easy, and fast. And fourth, a friendly and energy-efficient environmental management strategy by using pond water without chlorine, preserving trees, and providing garbage cans. Keywords: Strategi management, Tourist development, Refugia Gardens
PENDAMPINGAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN BERBASIS DIGITAL SEBAGAI UPAYA ADAPTASI DESA DALAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN PUBLIK DI ERA NEW NORMAL Deby Febriyan Eprilianto; Yuni Lestari; Suci Megawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2587

Abstract

Bencana pandemi Covid-19 memberikan dampak perubahan yang luar biasa disemua sektor, termasuk sektor publik. Nyatanya pandemic Covid-19 ini menjadi momentum yang tepat dalam percepatan digitalisasi sektor publik. Tetapi realitas dilapangan menunjukkan bahwa banyak pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) kesulitan dalam mendukung penerapan e-government ini. Bukan hanya pemerintah pusat dan pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) yang harus beradaptasi dengan digital, melainkan pemerintah desa juga diharuskan untuk menyesuaikan perkembangan dan kebutuhan akan digital ini. Salah satu pemerintah desa yang mengalami keterbatasan dalam melakukan pengembangan e-government yaitu Pemerintah Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Kegiatan pendampingan tata kelola pemerintahan berbasis digital sebagai upaya adaptasi desa dalam penyelenggaraan pelayanan publik di era new normal sangat perlu dilakukan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pengembangan platform sistem informasi desa dan pelatihan pengelolaannya. Pengembangan sistem informasi desa melalui tahap pembuatan website desa dengan platform desatlemang.org. Sedangkan dalam pelatihan yaitu melalui penyampaian materi tentang sistem informasi desa dan pengenalan website desa yang telah dikembangkan, selain itu juga dilakukan metode pre-test dan post-test untuk evaluasi kegiatan pelatihan yang telah dilakukan. Hasil dari kegiatan ini tim berhasil mengembangkan platform sistem informasi Desa Tlemang dengan url desatlemang.org yang disesuaikan dengan kebutuhan yaitu fitur pelayanan publik, fitur informasi desa dan fitur pengelolaan data desa. Selanjutnya pelatihan yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman perangkat desa dan masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan platform tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan perubahan pada Pemerintag Desa Tlemang yang sebelumnya belum memiliki website desa menjadi memiliki website desa. Sedangkan dalam kegiatan pelatihan dari hasil pre-test dan post-test disimpulkan bahawa terjadi peningkatan pemahaman perangkat desa terkait dengan website desa dan kegunaannya. Besar harapan dengan pengembangan yang dilakukan dapat memberikan kebermanfaatan bagi pemerintah desa alam penyelenggaraan pelayanan publik di era new normal ini kepada masyarakat.
Pengembangan Buku Ajar Mata Kuliah Komunikasi Bagi Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya Trenda Aktiva Oktariyanda; Galih Wahyu Pradana
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 8, No 2 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.721 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v8i2.2511

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan buku ajar yang layak untuk mata kuliah Komunikasi. Model pengembangan yang dipakai adalah model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate), yang terdiri dari beberapa langkah; penentuan materi  yang perlu disusun berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester; mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan dalam menyusun buku ajar; menyusun materi; mengompilasi hasil penyusunan materi; pengujian oleh reviewer; penyelesaian penyusunan buku ajar.  Dalam melakukan design uji coba terdapat tahapan-tahapan pengujian, yaitu draft buku ajar  di review oleh dosen pengampu mata kuliah Komunikasi di luar tim penyusun buku ajar, uji coba satu-satu, dilakukan oleh penyusun buku ajar dengan pakar atau ahli.Berikut hasil dari pengembangan buku ajar Komunikasi yaitu dimulai dari mengkaji RPS mata kuliah, menetapkan substansi kajian dan sumber referensi, menyusun bagian isi buku hingga menjadi draft utuh, sampai menganalisis dan mendiskusikan dengan reviewer dan melakukan Focus Grup Discussion (FGD) dengan tim ahli, hingga merevisi buku ajar tersebut. Kesimpulannya adalah substansi kajiannya sudah sesuai, cara penyusunan sudah melalui tahapan yang ditentukan, dan beberapa catatan dari reviewer dan tim ahli terkait hal teknis dan redaksionalnya, sehingga disarankan untuk melanjutkan dan menyempurnakan buku ajar sesuai arahan hasil review dan FGD.
PENGUATAN KELEMBAGAAN KARANG TARUNA JATI KENONGO DESA PEPELEGI MELALUI PELATIHAN EVENT ORGANIZING DALAM MENINGKATKAN EKSISTENSI ORGANISASI KEPEMUDAAN DI MASYARAKAT Deby Febriyan Eprilianto; Meirinawati Meirinawati; Eva Hany Fanida; Trenda Aktiva Oktariyanda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.6934

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM ini yaitu untuk meningkatkan eksistensi organisasi kepemudaan Karang Taruna Jati Kenongo Desa Pepelegi melalui pelatihan event organizing. Pentingnya kegiatan ini dilakukan mengingat pentingnya kontribusi organisasi kepemudaan desa dalam mendukung berbagai program pembangunan pemerintah desa melalui berbagai kegiatan yang dilakukan. Metode yang digunakan dalam PKM ini yaitu melalui Focus Group Discussion, peltihan event organizing, dan pelaksanaan mini turnamen sepak bola. Hasil dari kegiatan PKM ini yaitu a) melalui kegiatan Focus Group Discussion tim PKM dapat mengidentifikasi kebutuhan dan analisis pentingnya kegiatan pelatihan event organizing dilakukan, b) pelatihan event organizing dapat meningkatkan pemahaman anggota Karang Taruna Jati Kenongo dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi suatu kegiatan/event, dan c) pelaksanaan mini turnamen sepak bola menjadi media untuk praktik lansung bagi Karang Taruna Jati Kenongo dan sebagai tindak lanjut dari kegiatan pelatihan yang telah dilakukan sebelumnya. Harapannya dengan dilakukannya kegiatan PKM ini dapat menambah wawasan dan pengalaman anggota karang taruna dalam menyusun progam kerja tahunan, sehingga kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan sebagai bentuk eksistensisnya pada masyarakat.
INTEGRASI PERENCANAAN ANGGARAN DAN STRATEGI BRANDING DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI KABUPATEN GIANYAR Aulia Fitri Ramadani; Ahmad Dwi Rifani; Zahra Auryn Cintany Anaka Puspita Cahyono; Sri Ayu Nurul Fadilah; Meirinawati Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
Jurnal Pariwisata Bisnis Digital dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pariwisata, Bisnis Digital dan Manajemen Periode Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/jasdim.v5i1.8451

Abstract

Sektor pariwisata memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah, khususnya di Kabupaten Gianyar, Bali, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan. Meskipun demikian, pengembangan pariwisata masih menghadapi banyak tantangan karena strategi branding dan perencanaan anggaran destinasi wisata dilakukan secara terpisah, sehingga pengelolaan pariwisata tidak dapat dilaksanakan secara optimal dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji strategi anggaran, strategi branding destinasi, dan hubungan antara keduanya dalam mendorong pengembangan pariwisata di Gianyar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), yang meliputi tahapan pengumpulan, pemilihan, evaluasi, dan sintesis literatur yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif menggunakan kerangka POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Temuan studi menunjukkan bahwa penelitian sebelumnya lebih berfokus pada aspek branding dan anggaran. Perencanaan anggaran tidak selalu digunakan untuk mendukung branding destinasi, sementara strategi branding digital masih memiliki tantangan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan. Penelitian ini menghasilkan Model Manajemen Integratif Pariwisata Berkelanjutan yang mengintegrasikan digital branding, perencanaan anggaran, kolaborasi stakeholder, dan pemantauan berbasis data ke dalam satu sistem pengelolaan. ​Diharapkan model ini dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan destinasi wisata, meningkatkan daya saing daerah, dan memperbaiki kondisi ekonomi, sosial, dan lingkungan di seluruh wilayah tersebut.
STRATEGI PERENCANAAN PROGRAM JEBOL PAWON REMBES DALAM MENGURANGI KERENTANAN SOSIAL KEPENDUDUKAN DI SURABAYA Bilqiis Abiyyah Az Zainiyah; Melvin Aurelia Alina Putri; Revania Anindhita Putri; Aulya Amanda Putri; Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Program Jebol Pawon Rembes dalam mengurangi kerentanan sosial kependudukan di Kelurahan Wonokusumo, Kota Surabaya. Permasalahan utama adalah rendahnya kepemilikan dokumen administrasi kependudukan pada kelompok rentan, seperti masyarakat berpenghasilan rendah dan lansia, akibat keterbatasan akses layanan, rendahnya literasi administrasi, serta hambatan mobilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan dianalisis menggunakan teori manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek perencanaan, program telah memiliki tujuan yang spesifik melalui pendekatan SMART, namun masih lemah dalam indikator terukur dan batas waktu. Pada aspek pengorganisasian, pembagian tugas dan kewenangan telah berjalan baik dan terstruktur. Pada aspek pelaksanaan, strategi jemput bola mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dan mempermudah akses layanan. Sementara itu, pada aspek pengawasan, ditemukan kesenjangan akibat keterbatasan sumber daya manusia sehingga jangkauan layanan belum merata. Kesimpulannya, Program Jebol Pawon Rembes telah berkontribusi dalam mengurangi kerentanan sosial kependudukan, namun belum optimal. Diperlukan penguatan pada aspek perencanaan dan sumber daya manusia agar pelayanan lebih merata.
Analisis Manajemen Penerapan Program Suroboyo Bus Sebagai Transportasi Publik Perkotaan Di Surabaya Maherza Cahya Diastara; Gilbert Seno Rumbiak; Ayunda Putri Athamevia; Ivena Callista Putri; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penerapan program Suroboyo Bus sebagai transportasi publik perkotaan di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang bersumber dari berbagai jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suroboyo Bus telah menerapkan sistem pengendalian manajemen berbasis nilai publik (public value) yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan. Inovasi layanan, seperti sistem pembayaran menggunakan sampah plastik serta pemanfaatan teknologi melalui aplikasi Golek Bis (GOBIS), terbukti mampu meningkatkan efektivitas pelayanan dan minat masyarakat dalam menggunakan transportasi publik. Namun demikian, dalam implementasinya masih ditemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan jumlah armada, waktu tunggu bus yang relatif lama, serta fasilitas halte yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pada aspek operasional dan infrastruktur guna mendukung keberlanjutan dan optimalisasi program.
ANALISIS MANAJEMEN PROGRAM BEASISWA PEMUDA TANGGUH DI KOTA SURABAYA BERDASARKAN PERSPEKTIF POAC Aghnia Rohmatul Aulia; Afni Aminatul Zahroh; Farah Amalia Pradina; Najwa Bilqis Maulidia; Meirinawati Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen Program Beasiswa Pemuda Tangguh di Kota Surabaya sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah ketidaktepatan sasaran penerima beasiswa yang menunjukkan adanya kelemahan dalam pengelolaan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur melalui analisis berbagai sumber sekunder yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan teori manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) untuk menilai efektivitas pengelolaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum program telah dirancang dengan baik dan didukung oleh regulasi yang jelas, namun masih terdapat kelemahan pada aspek perencanaan dan pengawasan, khususnya dalam proses verifikasi data penerima. Hal ini berdampak pada ketidaktepatan sasaran program. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem verifikasi dan pengawasan agar program dapat berjalan secara lebih efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.
ANALISIS FUNGSI MANAJEMEN DINAS LINGKUNGAN HIDUP JAKARTA DALAM MENGATASI TANTANGAN PENGELOLAAN SAMPAH DI TPST BANTARGEBANG Annisa Rahma Ariyani; Vike Agestian Frastami; Kirani Felita June; Cahya Kayla Az Zahra Hartono; Meirinawati Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi manajemen organisasi berdasarkan pendekatan George R. Terry (POAC) serta mengevaluasi kapasitas manajemen Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dalam pengelolaan sampah di TPST Bantargebang. Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi di DKI Jakarta berdampak pada meningkatnya volume sampah yang menekan kapasitas pengelolaan dan memicu kondisi overcapacity di TPST Bantargebang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual fungsi manajemen telah diterapkan, namun implementasinya belum optimal. Hal ini ditunjukkan oleh lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan, dominasi metode open dumping, serta keterbatasan sistem pengawasan berbasis risiko. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan yang berkontribusi terhadap meningkatnya potensi risiko kegagalan struktur timbunan sampah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan integrasi fungsi manajemen, penerapan teknologi pengelolaan yang sesuai standar, serta pengembangan sistem pengawasan berbasis data guna mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
ANALISIS MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS WIYUNG Chelsea Denisa; Shahirah Nurza Illani; Eka Nur Anggraini; Rikha Janatul Ma'wa; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati Meirinawati
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pelayanan kesehatan di Puskesmas Wiyung berdasarkan persepsi masyarakat yang disampaikan melalui ulasan pada platform Google Maps. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap 68 ulasan pengguna dalam rentang waktu 2023–2026. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, pengkodean, klasifikasi berdasarkan lima dimensi SERVQUAL (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy), serta interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kualitas pelayanan berada dalam kategori cukup baik, yang ditunjukkan oleh dominasi ulasan positif, terutama pada dimensi tangibles dan assurance. Namun demikian, masih terdapat permasalahan pada dimensi responsiveness dan reliability yang belum konsisten, khususnya terkait waktu tunggu dan sistem antrean. Selain itu, dimensi empathy menjadi aspek yang paling banyak mendapatkan keluhan, terutama terkait sikap petugas yang kurang ramah dan kurang responsif terhadap kebutuhan pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan perlu difokuskan tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada kualitas interaksi antara petugas dan pasien. Penelitian ini juga menegaskan bahwa ulasan digital dapat menjadi sumber data alternatif dalam mengevaluasi kualitas pelayanan publik.