Personal hygiene pada organ intim wanita merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja putri. Berdasarkan hasil identifikasi awal di Yayasan Panti Asuhan Putri Kerahiman Papua, diketahui bahwa sebagian besar remaja putri belum memiliki pengetahuan yang tepat mengenai personal hygiene dan kesehatan organ intim. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kurangnya edukasi kesehatan reproduksi serta keterbatasan latar belakang kesehatan pada pengelola panti. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan remaja putri dalam menjaga kebersihan organ intim sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, dan role play. Sasaran kegiatan adalah 42 remaja putri di Yayasan Panti Asuhan Putri Kerahiman Papua. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah dilakukan penyuluhan. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan kurang, sedangkan hasil post-test menunjukkan sebanyak 39 responden (93%) memiliki pengetahuan baik dan 3 responden (7%) memiliki pengetahuan kurang. Edukasi kesehatan yang dilakukan secara terstruktur dan interaktif efektif meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai personal hygiene dan kesehatan organ intim. Dengan meningkatnya pengetahuan tersebut, diharapkan remaja putri mampu menerapkan perilaku personal hygiene yang baik dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mencegah berbagai masalah kesehatan reproduksi sejak dini.
Copyrights © 2026