Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026

Penguatan Ekonomi Petani Jagung melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Prapanen di Desa Pasir Jaya, Kabupaten Bogor

Juan Pratama (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia)
Didik Sugiyanto (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia)
Ario Kurnianto (Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia)
Atik Kurnianto (Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia)
Raihan Maulana (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia)
Rio Ferdiansyah (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia)
Naomi Melva Mariana Sirait (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia)
Ferry Yunus (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia)



Article Info

Publish Date
18 Apr 2026

Abstract

Petani jagung di Desa Pasir Jaya, Kabupaten Bogor, umumnya mengelola lahan sempit dengan teknik penanaman manual yang membutuhkan waktu lama, bergantung pada tenaga kerja, serta menghasilkan jarak tanam yang tidak seragam. Kondisi riil lapangan ini berdampak pada efisiensi produksi yang rendah dan lemahnya pengelolaan usaha tani, karena sebagian besar petani belum melakukan pencatatan biaya dan hasil panen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi prapanen dan memperkuat pengelolaan usaha tani jagung melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin penanam jagung. Metode pengabdian meliputi sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi penggunaan mesin penanam jagung pada lahan percontohan seluas ±0,3 ha milik anggota Kelompok Tani Tani Jaya, disertai pendampingan teknis serta pelatihan pencatatan usaha tani sederhana. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah penerapan teknologi pada musim tanam yang sama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa waktu tanam berkurang dari ±2 hari menjadi ±1,5 hari per petak lahan dan kebutuhan tenaga kerja menurun sekitar 15–20%. Produktivitas jagung meningkat dari 5,3 ton/ha menjadi 5,8 ton/ha. Dari aspek pengelolaan usaha, petani mulai mampu menghitung biaya dan pendapatan, dengan penurunan biaya tanam sekitar 10%. Hasil ini menunjukkan bahwa teknologi tepat guna yang sesuai kondisi lapangan, disertai pendampingan usaha tani, penting untuk memperkuat ekonomi petani jagung secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...