Pendidikan karakter di sekolah dasar wilayah pedesaan sering kali menghadapi kendala keterbatasan sumber daya pendidik dan metode pembelajaran yang monoton. SDN 02 Karangbawang mencerminkan kondisi tersebut dengan adanya tantangan pada aspek kedisiplinan dan literasi siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter dan literasi siswa melalui serangkaian program intervensi yang terstruktur. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui tiga tahapan utama: persiapan/observasi, implementasi program interaktif, dan evaluasi dampak kegiatan. Program intervensi yang dilaksanakan meliputi "SAPA AKSARA" (workshop penulisan kreatif), "Klinik Literasi" (pendampingan belajar intensif), serta optimalisasi mading literasi sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program SAPA AKSARA berhasil meningkatkan kreativitas siswa yang dibuktikan dengan penyusunan satu buah Buku Antologi Cerpen Anak. Selain itu, pendampingan dalam Klinik Literasi efektif memberikan perhatian individual yang selama ini terbatas, sehingga mampu meningkatkan kedisiplinan dan sopan santun siswa selama proses pembelajaran. Dampak dari pengabdian ini adalah terciptanya lingkungan belajar yang lebih partisipatif dan berkurangnya kejenuhan siswa melalui inovasi pembelajaran berbasis karya.
Copyrights © 2026