Keputihan merupakan kondisi normal yang dialami oleh hampir seluruh perempuan, biasanya terjadi sebelum menstruasi, sesudah menstruasi, atau saat ovulasi (masa subur). Namun, keputihan juga merupakan gejala suatu penyakit apabila disertai perubahan warna, bau, dan gejala lain seperti nyeri berkemih dan gatal. Minimnya pengetahuan remaja putri dalam membedakan keduanya berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi. Rendahnya pengetahuan remaja putri terkait penyebab dan gejala keputihan yang abnormal juga berdampak pada keterlambatan dalam diagnosis dan terapi. Kegiatan edukasi visual dan simulasi tentang keputihan dan kebersihan genitalia pada siswi SMK Pasundan Jatinangor adalah program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri terhadap keputihan. Metode pelaksanaan pengabdian ini meliputi edukasi interaktif berbasis presentasi visual, demonstrasi menggunakan boneka sebagai alat peraga kebersihan genitalia, serta simulasi jenis keputihan menggunakan slime. Hasil evaluasi dari edukasi ini menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja siswi dengan rata-rata skor dari 61,36 menjadi 91,53. Sebanyak 56 dari 59 peserta mengalami peningkatan nilai post-test yang signifikan. Edukasi visual dan simulasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai keputihan dan kebersihan genitalia.
Copyrights © 2026