Rendahnya kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual dan terbatasnya penelitian yang menganalisis kemampuan tersebut ditinjau dari Adversity Quotient menunjukkan pentingnya penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas X MA Putri Al-Ishlahuddiny Kediri dalam menyelesaikan masalah kontekstual pada materi fungsi eksponensial berdasarkan kategori Adversity Quotient. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Penelitian melibatkan 50 siswa sebagai responden awal untuk pengelompokkan Adversity Quotient. Selanjutnya dipilih tiga siswa yang mewakili kategori climber, camper, dan quitter sebagai subjek utama penelitian. Data dikumpulkan melalui angket Adversity Quotient, tes masalah kontekstual, dan wawancara semiterstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek climber mampu memenuhi indikator merumuskan (formulate), menggunakan (employ), dan menafsirkan (interpret) dengan baik. Subjek camper mampu memenuhi indikator merumuskan (formulate) dan menggunakan (employ), namun belum maksimal pada tahap menafsirkan (interpret). Sementara itu, subjek quitter hanya memenuhi sebagian indikator merumuskan (formulate) dan mengalami kesulitan pada tahap menggunakan (employ) serta menafsirkan (interpret). Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual berbeda pada setiap kategori Adversity Quotient, dengan subjek climber menunjukkan capaian indikator yang lebih lengkap dibandingkan subjek camper dan quitter.
Copyrights © 2026