Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGGUNAAN THINK TALK WRITE (TTW) DENGAN MENYERTAKAN HAND OUT UNTUK MEMBANTU PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS DI MTSN KEPANJEN Fahrudin, Fadrik Adi
MEJ (Mathematics Education Journal) Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Study Program of Mathematics Education University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/mej.v1i1.4543

Abstract

Students of State Islamic Junior High School (MTsN) Kepanjen find themselves difficult in understanding a chapter of straight line equation. The learning method used is considered to be text book oriented and being teacher centered learning. This research aims to increase students participatory and be more student centered learning. It used a new model of learning called Think Talk Write (TTW) along with passing out the hand out to students. This too attempts to have students understanding regarding a chapter of straight line equation.Type used was classroom action research and held on a eigth year students of MTsN Kepanjeng. Object of this research were students of class VIII-C and were divided into nine group, each one consists of four students. They were grouped based on their degree of ability ranging from high, moderate and low. Data collected was analysed using data reduction, presenting and drawing conclusion toward students test result, observation, interview and field notes. Teacher distributed hand out to students and they have been asked individually to read and think through the contents. The objective was to gain preliminary  nowledge. Afterwards, they worked in group to discuse the idea and concept as well as doing the assigments. Teacher as a facilitator brainstormed the concept and guide students to present it in front of class. By the end of the class, students and teacher have got together to make a conclusion of all. The result showed TTW along with the hand-out have able to improve students understanding over straight line equation. The final test showed the students grade of accomplishment has reached by 88,89%. 
PENGGUNAAN THINK TALK WRITE (TTW) DENGAN MENYERTAKAN HAND OUT UNTUK MEMBANTU PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS DI MTSN KEPANJEN Fadrik Adi Fahrudin
MEJ (Mathematics Education Journal) Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Mathematics Education University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/mej.v1i1.4543

Abstract

Students of State Islamic Junior High School (MTsN) Kepanjen find themselves difficult in understanding a chapter of straight line equation. The learning method used is considered to be text book oriented and being teacher centered learning. This research aims to increase students participatory and be more student centered learning. It used a new model of learning called Think Talk Write (TTW) along with passing out the hand out to students. This too attempts to have students understanding regarding a chapter of straight line equation.Type used was classroom action research and held on a eigth year students of MTsN Kepanjeng. Object of this research were students of class VIII-C and were divided into nine group, each one consists of four students. They were grouped based on their degree of ability ranging from high, moderate and low. Data collected was analysed using data reduction, presenting and drawing conclusion toward students test result, observation, interview and field notes. Teacher distributed hand out to students and they have been asked individually to read and think through the contents. The objective was to gain preliminary  nowledge. Afterwards, they worked in group to discuse the idea and concept as well as doing the assigments. Teacher as a facilitator brainstormed the concept and guide students to present it in front of class. By the end of the class, students and teacher have got together to make a conclusion of all. The result showed TTW along with the hand-out have able to improve students understanding over straight line equation. The final test showed the students grade of accomplishment has reached by 88,89%. 
Efektivitas Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa Program Studi Tadris Matematika UIN Mataram Fadrik Adi Fahrudin
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 1, No 1 (2017): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.995 KB) | DOI: 10.31764/jtam.v1i1.185

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Program Studi Tadris Matematika UIN Mataram. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester 3 sebanyak 108 mahasiswa dengan sampel kelas IIIA sebanyak 26 mahasiswa sebagai kelas eksperimen, dan kelas IIIB sebanyak 24 mahasiswa sebagai kelas kontrol. Hasil post-test menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 71,54 dan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 63,35. Analisis uji-t diperoleh thitung = 2,55 pada dk = n1+n2-2, 24+26-2 = 48 dan ttabel = 5%(t0,05; 48) = 1,95. Jadi pada dk = 48, thitung > ttabel yaitu 2,55 > 1,95. Hal ini berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, dengan kata lain model pembelajaran Problem Based Learning efektif terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Program Studi Tadris Matematika UIN Mataram. Abstract:  This research aims to determine the effectiveness of Problem Based Learning on the creative thinking ability of students of Mathematics Education Program of UIN Mataram. The approach used is quantitative with the type of experimental research. The sampling technique was done by cluster random sampling. The population of this research is student of 3rd grade of 108 students with class IIIA sample as much as 26 students as experiment class, and class IIIB as many as 24 students as control class. Post-test results show that the average grade of the experimental class is 71,54 and the average value of the control class is 63,35. The t-test analysis is obtained t-count = 2,55 at dk = n1+n2-2, 24 + 26-2 = 48 and t-table = 5% (t0,05;48) = 1,95. So at dk = 48, t-count > t-table = 2,55 > 1,95. The conclusion is H0 rejected and Ha accepted, in other words Problem Based Learning is effective towards the creative thinking ability of students of Mathematics Education Program of UIN Mataram.
IDENTIFIKASI KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL KALKULUS PEUBAH BANYAK BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO Fadrik Adi Fahrudin
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): Volume 3 Number 1 March 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v3i1.451

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang identifikasi letak, penyebab dan kategori kesalahan yang dilakukan mahasiswa ketika mengerjakan soal Kalkulus Peubah Banyak dengan menggunakan pendekatan kualitatif berjenis penelitian deskiptif terhadap mahasiswa kelas III-A Program Studi Tadris Matematika, UIN Mataram. Subyek penelitian dan wawancara terdiri dari 2 mahasiswa berkemampuan rendah, 2 mahasiswa berkemampuan sedang dan 2 mahasiswa berkemampuan tinggi. Identifikasi kesalahan mahasiswa dilakukan menggunakan Taksonomi SOLO (The Structure of the Observed Learning Outcome). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan mahasiswa berada dalam kategori: 1) kesalahan konsep, dikarenakan mahasiswa melakukan kesalahan dalam menentukan batas integral dan kesalahan dalam mensubstitusikan batas integral, 2) kesalahan operasi, mahasiswa melakukan kesalahan dalam mengoperasikan bilangan ke fungsi integral, 3) kesalahan faktual, mahasiswa tidak bisa menjawab karena tidak memiliki kemampuan dalam memahami soal, dan 4) kesalahan prosedur, mahasiswa melakukan kesalahan dalam sistematika penyelesaian.
Pembinaan mental aritmetika dengan menggunakan sempoa untuk memecahkan masalah berhitung siswa Fahrudin, Fadrik Adi; Fathani, Abdul Halim
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.22767

Abstract

Sebagian besar siswa masih menganggap matematika sebagai salah satu mata pelajaran yang paling sulit. Hasil belajar siswa yang buruk menjadi bukti kuat adanya permasalahan mendasar pada pembelajaran matematika yang salah satunya diakibatkan oleh lemahnya kemampuan berhitung siswa. MTsN-SA Sakra Barat menjadi salah satu sekolah dengan problematika operasi hitung bilangan yang cukup tinggi. Masih banyak ditemukan berbagai kesalahan terkait proses berhitung yang menyebabkan ketuntasan belajar yang dicapai masih belum memuaskan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pembinaan mental aritmetika menggunakan sempoa bagi siswa kelas VII yang memiliki diagnosa kesulitan dalam melakukan operasi hitung bilangan. Kegiatan pengabdian menggunakan Service Learning Method yang dilakukan melalui 2 kegiatan, yaitu: pelatihan sebanyak 3 pertemuan dan pendampingan sebanyak 1 pertemuan. Hasil pengabdian melalui pemberian posttest menunjukkan bahwa dari 36 siswa yang mengikuti kegiatan, terdapat 27 siswa yang dapat menangkap atau menyerap materi yang diberikan dengan baik, sedangkan 9 siswa lainnya memerlukan pendampingan khusus untuk menciptakan pemberian materi yang lebih efektif dan efisien. Hasil pemberian angket menunjukkan bahwa tingkat relevansi kegiatan sebesar 90,56% (Sangat Baik), tingkat perhatian siswa sebesar 89,71% (Sangat baik), tingkat kepuasan siswa terhadap kegiatan sebesar 92,35% (Sangat Baik), dan tingkat kepercayaan diri siswa selama kegiatan sebesar 87,49% (Sangat Baik).
KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA MELALUI DISCOVERY LEARNING DITINJAU DARI RESILIENSI MATEMATIS S'aduddin sani, Sani; Negara, Habibi Ratu Perwira; Fahrudin, Fadrik Adi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6904

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan koneksi matematis siswa yang berdampak pada kesulitan dalam memahami dan menghubungkan konsep-konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Discovery Learning dan tingkat resiliensi matematis terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Quasi Experiment tipe Pretest dan Posttest Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 62 siswa kelas VIII SMP Cendekia NW Aiklomak yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan koneksi matematis dan angket resiliensi matematis, kemudian dianalisis menggunakan Two-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan kemampuan koneksi matematis antara siswa yang diajar dengan Discovery Learning dan metode konvensional (Sig. = 0,000 < 0,05). Selain itu, resiliensi matematis berpengaruh signifikan terhadap kemampuan koneksi matematis (Sig. = 0,000 < 0,05), di mana siswa dengan resiliensi tinggi memperoleh hasil lebih baik dibandingkan siswa dengan resiliensi sedang dan rendah. Namun, tidak ditemukan interaksi signifikan antara model pembelajaran dan resiliensi matematis (Sig. = 0,946 > 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis, serta resiliensi matematis merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa.
PENGARUH KESIAPAN BELAJAR DAN PROKRASTINASI AKADEMIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Nely Juniasari; Fadrik Adi Fahrudin; Ahmad Nasrullah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v11i1.7475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesiapan belajar dan prokrastinasi akademik terhadap hasil belajar matematika siswa. Kesulitan dalam pembelajaran matematika umumnya disebabkan dari dalam diri siswa itu sendiri seperti kurangnya kesiapan belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran serta tingginya tingkat prokrastinasi akademik yang pada akhirnya mempengaruhi hasil belajar matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif dengan jenis ex-post facto. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumalh 127 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket untuk mengukur kesiapan belajar dan  prokrastinasi akademik, serta tes tulis yang digunakan untuk menilai hasil belajar matematika siswa. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi IBM SPSS versi 22.  Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data memenuhi asumsi normalitas, tidak terjadi multikolinearitas dan heteroskedastisitas.  Uji F menunjukkan bahwa variabel kesiapan belajar dan prokrastinasi akademik secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Sementara itu secara parsial, kesiapan belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan, sedangkan untuk variabel prokrastinasi akademik  menunjukkan pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. Nilai koefisien determinasi pada penelitian ini sebesar 0,146 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut menjelaskan 14,6% variasi hasil belajar matematika siswa, sedangkan 85,% sisanya dipengaruhi faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Pemecahan Masalah Terhadap Kemampuan Numerasi Siswa Ditinjau Dari Adversity Quotient Baiq Destri Yana; Fadrik Adi Fahrudin; Mulhamah
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of a problem-solving learning model in improving students’ numeracy skills in terms of adversity quotient. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a nonequivalent pretest-posttest control group. The population consisted of all eighth-grade students of MTs Hidayatul Athfal Rebile in the 2025/2026 academic year, totaling 64 students. The sample comprised two classes: Class VIII A as the experimental group and Class VIII B as the control group, with 22 students in each group. The instruments used were a numeracy skills test, an adversity quotient questionnaire, and an observation sheet of learning implementation. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test, Levene’s test of homogeneity, an independent samples t-test, and Two-Way ANOVA with SPSS 25. The findings showed that the mean numeracy score of the experimental group was higher than that of the control group, namely 80.80 and 60.35, respectively. The t-test indicated a significant difference between the two groups 0,000<0.05. The Two-Way ANOVA revealed that the class factor significantly affected students’ numeracy skills (F=21.249; sig.=0.000), whereas adversity quotient had no significant effect (F=3.082; sig.=0.057). The interaction between the learning model and adversity quotient was also not significant (F=0.140; sig.=0.869). Thus, problem-solving learning can be used as one of the effective strategies to improve students' numeracy skills
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS ETNOMATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA KELAS VIII MADRASAH Pebriana Sri Astuti; M. Habib Husnial Pardi; Fadrik Adi Fahrudin
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v12i1.9317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model disocvery learning berbasis etnomatematika terhadap kemampuan problem solving matematis siswa kelas VIII di MTsN 3 Lombok Barat pada materi barisan bilangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain posttest only control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas eksperimen dengan model discovery learning berbasis etnomatematika dan kelas kontrol dengan pembelajaran ekspositori, serta masing-masing kelas terdiri atas 17 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian kemampuan problem solving yang didasarkan pada empat indikator Polya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Sample t-test dengan bantuan IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen (50,00) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol () dengan nilai signifikansi . Dengan demikian, model discovery learning berbasis etnomatematika berpengaruh signifikan terhadap kemampuan problem solving matematis siswa kelas VIII di MTsN 3 Lombok Barat.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT SISWA Rika Ristiana; Fadrik Adi Fahrudin; Afifurrahman Afifurrahman
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v12i1.9372

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual dan terbatasnya penelitian yang menganalisis kemampuan tersebut ditinjau dari Adversity Quotient menunjukkan pentingnya penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas X MA Putri Al-Ishlahuddiny Kediri dalam menyelesaikan masalah kontekstual pada materi fungsi eksponensial berdasarkan kategori Adversity Quotient. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Penelitian melibatkan 50 siswa sebagai responden awal untuk pengelompokkan Adversity Quotient. Selanjutnya dipilih tiga siswa yang mewakili kategori climber, camper, dan quitter sebagai subjek utama penelitian. Data dikumpulkan melalui angket Adversity Quotient, tes masalah kontekstual, dan wawancara semiterstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek climber mampu memenuhi indikator merumuskan (formulate), menggunakan (employ), dan menafsirkan (interpret) dengan baik. Subjek  camper mampu memenuhi indikator merumuskan (formulate) dan menggunakan (employ), namun belum maksimal pada tahap menafsirkan (interpret). Sementara itu, subjek quitter hanya memenuhi sebagian indikator merumuskan (formulate) dan mengalami kesulitan pada tahap menggunakan (employ) serta menafsirkan (interpret). Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual berbeda pada setiap kategori Adversity Quotient, dengan subjek climber menunjukkan capaian indikator yang lebih lengkap dibandingkan subjek camper dan quitter.