Tujuan dari kegiatan ini adalah: 1) Mendokumentasikan pengetahuan dan teknologi tradisional secara komprehensif dan ilmiah. 2) Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai budaya dalam Sampan Bidar. Penelitian dilakukan dikabupaten sambas, kalimantan barat pada desember 2025 hingga april 2026. Metodologi yang digunakan dalam dokumentasi sampan bidar Melayu Sambas dilakukan secara sistematis dan partisipatif. Langkah-langkahnya penelitian yaitu : Penentuan Fokus dan Objek Sampan bidar, pengumpulan data lapangan, dan analisis data. Hasil yang dipeoleh yaitu : 1) Pada tahapan identifikasi pengetahuan sampan bidar tradisional yang masih eksis maupun mulai punah diperoleh beberapa informasi tentang, pengrajina muda dan pengrajin tua atau sesepuh sampan bidar dikabupaten sambas yaitu di daerah tumok mangis dan sendoyan kabupaten sambas, Kalimantan barat. 2) Secara historis perkembangan sampan bidar dimulai dari jaman kerajaan di kabupaten sambas, awalnya bernama perahu penjajap/penjajap. Sampan bidar memiliki karakteristik dengan gerakan yang lincah dalam bermanuver sehingga efektif digunakan untuk pergerakan cepat. 3) Secara umum pembuatan sampan bidar pada saat ini tidak dilakukan secara turun temurun melainkan bakat pengrajin dengan cara melihat dan pengembangan diri secara otodidak. 4) Perkembangan saat ini sampan bidar masih tetap terjaga kelestariannya. Perlombaan sampan bidar tidak hanya upacara tahunan, namun juga hampir dilaksanakan setiap bulan di kabupaten sambas, Kalimantan barat.
Copyrights © 2026