Potensi limbah pertanian dan perkebunan dilingkungan sekitar desa sangat melimpah dan berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pakan ternak alternatif. Potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh peternak dikarenakan keterbatasan teknologi dan pengetahuan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertujuan meningkatkan kemandirian Peternak Plamboyan di Desa Huta 1 Nagori Partimbalan, Kecamatan Bandar Masilam, Simalungun dalam pengolahan pakan bersumber dari limbah pertanian yang dapat diolah dalam bentuk pakan hijau dan fermentasi. Metode PKM menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi lapangan, focus group discussion (FGD), persiapan teknologi, pelatihan teknis, demonstrasi, pendampingan implementasi, penguatan manajemen usaha sederhana, serta monitoring dan evaluasi. TTG Mesin Chopper digunakan untuk mencacah dan menghaluskan hijauan untuk mendapatkan ukuran lebih seragam dan mudah difermentasi, serta effisiensi waktu dan biaya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman mitra dalam pengoperasian dan perawatan mesin, prosedur fermentasi, serta pencatatan biaya produksi sederhana. Program ini memperlihatkan bahwa transfer teknologi tepat guna dari perguruan tinggi dapat menjadi solusi praktis dalam mengubah limbah pertanian menjadi pakan bernilai, sekaligus mendukung ekonomi sirkular, pemberdayaan desa, dan keberlanjutan usaha peternakan rakyat
Copyrights © 2026