Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai pupuk organik cair serta menganalisis kandungan kalium (K), dan aluminium (Al) dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan proses fermentasi kulit pisang menggunakan gula merah selama ±2 minggu. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa pupuk organik cair kulit pisang mengandung kalium (K) sebesar 0,2800%, K?O sebesar 0,0200%, dan aluminium (Al) sebesar 6,8745 mg/kg yang tergolong rendah sehingga aman digunakan bagi tanaman. Pupuk organik cair ini berpotensi sebagai alternatif pupuk ramah lingkungan karena dapat meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi limbah organik, serta mendukung pengurangan penggunaan pupuk kimia dalam pertanian berkelanjutan
Copyrights © 2026