Autisme Spectrum Disorder bukanlah suatu penyakit melainkan suatu sindrom yang ditandai melalui kemampuan berbicara anak yang sedikit. Penanganan yang tepat untuk anak autism melatih kemampuan berbicara dengan terapi wicara. Adapun tujuan penelitian adalah mendeskripsikan Bagaimana kemampuan berbicara anak autism spectrum disorder usia 2-3 tahun menjalankan terapi wicara dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam terapi wicara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data bersumber dari terapis terapi wicara dan orang tua. Hasil dari penelitian ini 2 anak mengalami gejala autism berat dan 1 anak mengalami autism ringan. Dengan hasil 2 anak sudah berkembang kemampuan berbicara dengan tahap ‘’True Speech”. Dan 1 anak belum berkembang kemampuan berbicara masih ditahap “Babling”. Adapun Faktor pendukung meningkatkan kemampuan berbicara dengan adanya stimulasi orang tua dan terapis dan dukungan. Namun selain itu faktor penghambat saat anak tantrum, gawai melebihi batas screen time, dan kurangnya komunikasi menyebabkan keterbatasan komunikasi dan berbicara.
Copyrights © 2023