Penelitian ini bertujuan menganalisis peran praktik pedagogik partisipatif dalam menguatkan civic disposition peserta didik melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Civic disposition dipahami sebagai seperangkat sikap, nilai dan karakter yang menopang partisipasi demokratis, tanggung jawab sosial dan karakter kewargaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data berupa artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi, buku ilmiah, serta laporan penelitian yang membahas civic disposition, pendidikan karakter, dan pedagogi partisipatif. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui tahap pengkodean, pengelompokan tema dan penarikan makna konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pedagogik berbasis refleksi, diskusi deliberatif, proyek sosial dan pembelajaran berbasis masalah mampu menginternalisasikan nilai tanggung jawab, toleransi, kepedulian dan partisipasi aktif siswa. Internalisasi nilai moral berlangsung efektif ketika pembelajaran mengintegrasikan pendekatan meaningful, mindful dan joyful learning yang memadukan dimensi kognitif, afektif dan konatif. Partisipasi aktif warga negara terinternalisasi melalui pengalaman langsung dalam laboratorium demokrasi di sekolah seperti pemilihan siswa, debat publik dan proyek kolaboratif dengan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan civic disposition tidak efektif jika hanya mengandalkan pendekatan kognitif, melainkan membutuhkan pengalaman belajar yang partisipatif dan kontekstual. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pembelajaran PKn yang berorientasi pada pembentukan karakter kewargaan secara utuh serta mendorong reorientasi paradigma menuju transformative civic education.
Copyrights © 2026