Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi tanpa diskriminasi, namun praktik kekerasan di lingkungan sekolah masih kerap terjadi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah menginisiasi program Sekolah Ramah Anak (SRA) guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan melindungi hak anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program SRA dalam upaya perlindungan siswa dari kekerasan di SMAN 1 Badegan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program dilakukan melalui pelatihan tenaga pendidik, pembentukan tim pencegahan dan penanganan kekerasan (TPPK), serta penyusunan tujuan dan inovasi program. Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi warga sekolah, penerapan tata tertib ramah anak, dan mekanisme pengaduan yang mudah diakses. Evaluasi menunjukkan program telah berjalan sesuai perencanaan, namun belum didukung dokumentasi evaluasi yang formal dan sistematis.
Copyrights © 2026