Tujuan dari kajian ini ialah untuk meningkatkan kompetensi membaca cerita pendek di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan kelas IV dalam pelajaran bahasa Indonesia dengan mempergunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition. Metode kajian yang dipergunakan ialah metode PTK yang tersusun atas 2 siklus, tiap siklus tersusun atas empat tahapan diantaranya mulai dari perencanaan sampai refleksi. Subjek kajian ini ialah keseluruhan siswa kelas empat di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan, jumlahnya 18 peserta didik yakni 7 perempuan dan 11 laki-laki. Teknik dalam mengumpulkan data mempergunakan lembar observasi serta instrument untuk menilai kompetensi membaca cerita pendek. Teknik analisa data yang dipergunakan ialah teknik menganalisa perhitungan persentase nilai ketuntasan belajar. Elemen yang dinilai diantaranya, (1) lafal, (2) intonasi, (3) kelancaran. Hasil penelitian membuktikan jika di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan, keterampilan membaca cerita pendek siswa kelas IV pada siklus I ialah 44,44% serta di siklus II ialah 88,88%. Oleh karenanya, penggunaan model pembelajaran CIRC dalam pengajaran membaca cerita pendek bisa dipergunakan dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2026