Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Cerita Pendek di Kelas IV SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan Melytasya Lagumbang; Mersty Elisabeth Rindengan; Juliana Kristiana Tagupia
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.279

Abstract

Tujuan dari kajian ini ialah untuk meningkatkan kompetensi membaca cerita pendek di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan kelas IV dalam pelajaran bahasa Indonesia dengan mempergunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition. Metode kajian yang dipergunakan ialah metode PTK yang tersusun atas 2 siklus, tiap siklus tersusun atas empat tahapan diantaranya mulai dari perencanaan sampai refleksi. Subjek kajian ini ialah keseluruhan siswa kelas empat di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan, jumlahnya 18 peserta didik yakni 7 perempuan dan 11 laki-laki. Teknik dalam mengumpulkan data mempergunakan lembar observasi serta instrument untuk menilai kompetensi membaca cerita pendek. Teknik analisa data yang dipergunakan ialah teknik menganalisa perhitungan persentase nilai ketuntasan belajar. Elemen yang dinilai diantaranya, (1) lafal, (2) intonasi, (3) kelancaran. Hasil penelitian membuktikan jika di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan, keterampilan membaca cerita pendek siswa kelas IV pada siklus I ialah 44,44% serta di siklus II ialah 88,88%. Oleh karenanya, penggunaan model pembelajaran CIRC dalam pengajaran membaca cerita pendek bisa dipergunakan dalam proses pembelajaran.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD GMIM VIII Tomohon Riada Gok Mauli; Deysti Trifena Tarusu; Juliana Kristiana Tagupia
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.378

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Matematika materi Operasi Hitung Campuran siswa kelas V SD GMIM VIII Tomohon. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua Siklus, dan empat tahapan yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa dari kelas V SD GMIM VIII Tomohon. KKTP yang sudah ditetapkan yaitu 75. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Hasil penelitian adalah diperoleh dari aktivitas guru memperoleh 77% dan siklus II 93%. Hasil aktivitas siswa pada siklus I memperoleh hasil 73% dan pada siklus II 90%. Adapun hasil belajar siswa pada siklus I hanya menghasilkan 45% ketuntasan belajar klasikal, dan siklus II menghasilkan 85% ketuntasan belajar Klasikal. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SD GMIM VIII Tomohon.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Cerita Pendek di Kelas IV SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan Melytasya Lagumbang; Mersty Elisabeth Rindengan; Juliana Kristiana Tagupia
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.279

Abstract

Tujuan dari kajian ini ialah untuk meningkatkan kompetensi membaca cerita pendek di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan kelas IV dalam pelajaran bahasa Indonesia dengan mempergunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition. Metode kajian yang dipergunakan ialah metode PTK yang tersusun atas 2 siklus, tiap siklus tersusun atas empat tahapan diantaranya mulai dari perencanaan sampai refleksi. Subjek kajian ini ialah keseluruhan siswa kelas empat di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan, jumlahnya 18 peserta didik yakni 7 perempuan dan 11 laki-laki. Teknik dalam mengumpulkan data mempergunakan lembar observasi serta instrument untuk menilai kompetensi membaca cerita pendek. Teknik analisa data yang dipergunakan ialah teknik menganalisa perhitungan persentase nilai ketuntasan belajar. Elemen yang dinilai diantaranya, (1) lafal, (2) intonasi, (3) kelancaran. Hasil penelitian membuktikan jika di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan, keterampilan membaca cerita pendek siswa kelas IV pada siklus I ialah 44,44% serta di siklus II ialah 88,88%. Oleh karenanya, penggunaan model pembelajaran CIRC dalam pengajaran membaca cerita pendek bisa dipergunakan dalam proses pembelajaran.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD GMIM VIII Tomohon Riada Gok Mauli; Deysti Trifena Tarusu; Juliana Kristiana Tagupia
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.378

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Matematika materi Operasi Hitung Campuran siswa kelas V SD GMIM VIII Tomohon. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua Siklus, dan empat tahapan yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa dari kelas V SD GMIM VIII Tomohon. KKTP yang sudah ditetapkan yaitu 75. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Hasil penelitian adalah diperoleh dari aktivitas guru memperoleh 77% dan siklus II 93%. Hasil aktivitas siswa pada siklus I memperoleh hasil 73% dan pada siklus II 90%. Adapun hasil belajar siswa pada siklus I hanya menghasilkan 45% ketuntasan belajar klasikal, dan siklus II menghasilkan 85% ketuntasan belajar Klasikal. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SD GMIM VIII Tomohon.