Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui kegiatan mendengarkan cerita menggunakan media boneka tangan pada anak Kelompok B TK Imanuel Walian Kota Tomohon. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 11 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I, terdapat 6 anak atau 54% yang mencapai indikator perkembangan, sedangkan 5 anak atau 45% belum berhasil karena masih malu, kurang percaya diri, dan belum fokus saat pembelajaran. Pada siklus II, kemampuan berbahasa anak meningkat menjadi 100%. Anak sudah lebih aktif, berani berbicara, mampu menjawab pertanyaan, serta menceritakan kembali isi cerita. Dengan demikian, media boneka tangan efektif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak. Saran dalam penelitian ini adalah guru diharapkan dapat menggunakan media pembelajaran yang lebih variatif dan interaktif, seperti boneka tangan, agar dapat meningkatkan minat, perhatian, dan kemampuan berbahasa anak secara optimal.
Copyrights © 2026