Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil keterampilan menulis dasar siswa kelas rendah (Fase A) dan kelas tinggi (Fase C) di sekolah dasar berdasarkan perspektif guru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode survei melalui instrumen kuesioner skala Likert yang mencakup aspek isi/konten, organisasi kalimat, kosakata, mekanik penulisan, serta kemandirian dan kelancaran menulis. Subjek penelitian adalah empat orang guru kelas di Sekolah Dasar Kabupaten Badung yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis siswa pada kedua fase berada pada kategori cukup di sebagian besar aspek, dengan pengecualian pada aspek organisasi dan struktur kalimat yang mencapai kategori baik. Perbedaan kemampuan menulis antara siswa Fase A dan Fase C tidak mencolok, yang mengindikasikan bahwa perkembangan keterampilan menulis tidak berjalan linier seiring bertambahnya jenjang kelas, melainkan dipengaruhi oleh intensitas latihan, lingkungan literasi, dan pendekatan pembelajaran. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya desain kurikulum pembelajaran yang lebih berdiferensiasi untuk menjembatani transisi literasi dari kelas rendah ke kelas tinggi
Copyrights © 2026