Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi manajemen kelas berbasis literasi digital dalam implementasi Kurikulum Merdeka sebagai strategi untuk mengatasi fenomena low literacy di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Proses kajian dilakukan dengan mengacu pada tahapan PRISMA melalui penelusuran artikel dari Google Scholar, Garuda Kemendikbud, dan Science Direct, ERIC dan DOAJ pada rentang tahun 2016–2026. Berdasarkan hasil seleksi, diperoleh 10 artikel yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan berpusat pada peserta didik. Pemanfaatan media digital mampu meningkatkan motivasi belajar, keterampilan membaca, kemampuan berpikir kritis, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, keberhasilan implementasi literasi digital dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam mengelola kelas, menciptakan suasana belajar yang aktif, serta memanfaatkan teknologi secara tepat dalam kegiatan pembelajaran. Namun, penerapan pembelajaran berbasis literasi digital masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana digital, kesenjangan akses teknologi, dan perbedaan kompetensi guru dalam penggunaan media pembelajaran digital. Oleh karena itu, optimalisasi manajemen kelas berbasis literasi digital menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung penguatan literasi siswa di sekolah dasar pada era Kurikulum Merdeka
Copyrights © 2026