Penelitian ini mengkaji hadis-hadis tamwil (pembiayaan) dalam perspektif manajemen pendidikan Islam. Tujuan utama penelitian adalah mengeksplorasi landasan hadis mengenai pengelolaan keuangan pendidikan Islam, prinsip-prinsip pembiayaan, serta etika pengelolaan harta dalam konteks pendidikan. Metode yang digunakan adalah kajian hadis tematik (maudu'i) dengan pendekatan tafsir tematik dan analisis kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari kitab-kitab hadis utama (Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan At-Tirmidhi, Sunan An-Nasa'i, dan Sunan Ibn Majah) serta literatur hadis tarbawi, yang kemudian dilakukan takhrij dan kritik hadis untuk memastikan kualitas riwayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi Muhammad SAW menyediakan kerangka komprehensif untuk manajemen pembiayaan pendidikan Islam yang meliputi prinsip keadilan, transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan. Hadis-hadis tersebut menggarisbawahi pentingnya mengorbankan harta untuk ilmu, pengelolaan wakaf pendidikan sebagai instrumen sustainable financing, serta etika penggunaan dana pendidikan yang berlandaskan prinsip amanah. Berdasarkan temuan tersebut, dikonstruksi empat model manajemen pembiayaan pendidikan Islam: model filosofis (ilmu sebagai investasi abadi), model instrumental (wakaf dan sedekah jariyah), model operasional (sistem amanah dan transparansi), serta model empowerment (kemandirian peserta didik). Temuan ini memberikan landasan teologis bagi pengembangan sistem manajemen pembiayaan pendidikan Islam yang berkelanjutan dan sesuai dengan nilai-nilai syariah.
Copyrights © 2026