Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan yang menuntut guru tidak hanya memiliki kompetensi pedagogis dan profesional, tetapi juga karakter yang kuat sebagai teladan bagi peserta didik. Di sisi lain, arus digitalisasi yang semakin pesat berpotensi menggeser nilai-nilai budaya lokal yang selama ini menjadi fondasi pembentukan karakter. Salah satu kearifan lokal yang relevan untuk memperkuat karakter pendidik adalah nilai Siri' na Pacce yang mengandung makna harga diri, integritas, tanggung jawab, solidaritas, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan karakter dan profesionalisme guru melalui integrasi nilai-nilai budaya lokal yang selaras dengan perkembangan era digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya integrasi nilai Siri' na Pacce dalam membentuk karakter dan profesionalisme guru di era digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui seminar yang mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi refleksi yang melibatkan peserta secara aktif. Kegiatan diikuti oleh 46 peserta yang terdiri atas 35 mahasiswa calon guru dan 11 dosen FKIP Universitas Muslim Maros. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui diskusi, refleksi, dan observasi selama pelaksanaan seminar. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi serta kemampuan mengidentifikasi keterkaitan antara nilai Siri' na Pacce dengan integritas, tanggung jawab profesional, dan kepedulian sosial dalam praktik pendidikan. Selain itu, peserta memahami pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran sebagai upaya membangun karakter pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas budaya. Seminar ini menjadi sarana edukatif dan reflektif dalam memperkenalkan pentingnya integrasi nilai Siri' na Pacce sebagai landasan penguatan karakter dan profesionalisme guru di era digital.
Copyrights © 2026