Remaja putri merupakan kelompok yang perlu mendapatkan edukasi kesehatan reproduksi karena pada usia 10–12 tahun mereka mulai memasuki masa pubertas dan menghadapi menarche. Minimnya pengetahuan mengenai menstruasi, personal hygiene, serta perubahan tubuh dapat menimbulkan ketidaksiapan fisik maupun emosional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai menarche, pubertas, dan praktik kebersihan diri yang benar. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi interaktif yang dipadukan dengan yel-yel dan permainan edukatif, disertai penyampaian materi menggunakan media presentasi. Evaluasi pengetahuan dilakukan dengan pemberian pretest sebelum penyampaian materi dan posttest setelah kegiatan selesai. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan awal peserta berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata 67, dengan miskonsepsi yang dominan terkait personal hygiene, khususnya penggunaan sabun untuk membersihkan vagina. Setelah mengikuti sosialisasi, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest sebesar 82 yang termasuk kategori baik. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi, aktif berdiskusi, dan mengajukan pertanyaan terkait perubahan tubuh dan kesehatan reproduksi. Interaksi dua arah terbukti efektif dalam mendukung pemahaman dan menciptakan ruang aman bagi remaja untuk berbagi pengalaman. Kesimpulannya, kegiatan sosialisasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai menarche, personal hygiene, dan pubertas, serta mempersiapkan mereka menghadapi masa pubertas dengan lebih percaya diri dan sehat.
Copyrights © 2026