Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Generasi Sehat dan Percaya Diri: Sosialisasi Menstruasi dan Personal Hygiene untuk Menyambut Masa Pubertas Tanti Tri Lestary; Nur Indah Novianti; Rusmiati Rusmiati; Vinny Alvionita; Susanti Susanti
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.26092

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok yang perlu mendapatkan edukasi kesehatan reproduksi karena pada usia 10–12 tahun mereka mulai memasuki masa pubertas dan menghadapi menarche. Minimnya pengetahuan mengenai menstruasi, personal hygiene, serta perubahan tubuh dapat menimbulkan ketidaksiapan fisik maupun emosional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai menarche, pubertas, dan praktik kebersihan diri yang benar. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi interaktif yang dipadukan dengan yel-yel dan permainan edukatif, disertai penyampaian materi menggunakan media presentasi. Evaluasi pengetahuan dilakukan dengan pemberian pretest sebelum penyampaian materi dan posttest setelah kegiatan selesai. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan awal peserta berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata 67, dengan miskonsepsi yang dominan terkait personal hygiene, khususnya penggunaan sabun untuk membersihkan vagina. Setelah mengikuti sosialisasi, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest sebesar 82 yang termasuk kategori baik. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi, aktif berdiskusi, dan mengajukan pertanyaan terkait perubahan tubuh dan kesehatan reproduksi. Interaksi dua arah terbukti efektif dalam mendukung pemahaman dan menciptakan ruang aman bagi remaja untuk berbagi pengalaman. Kesimpulannya, kegiatan sosialisasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai menarche, personal hygiene, dan pubertas, serta mempersiapkan mereka menghadapi masa pubertas dengan lebih percaya diri dan sehat.
OPTIMALISASI PERAN BIDAN DALAM DETEKSI DINI DAN TATALAKSANA PERDARAHAN POSTPARTUM MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI Rusmiati Rusmiati; Agus Purnama Sari; Gusriani; Nurrahmi Umami Syaputra; Idha Farahdiba; Ika Yulianti; Annisa Eka Permatasari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT) Vol. 7 No. 1 (2026): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v7i1.8481840

Abstract

Postpartum Hemorrhage (PPH) masih menjadi tantangan serius di Indonesia, terutama di fasilitas pelayanan primer. Bidan memiliki peran sentral dalam deteksi dini, pencegahan, dan tatalaksana awal PPH, sehingga peningkatan kompetensi menjadi faktor kunci dalam menurunkan Angka Kematian Ibu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bidan dalam deteksi dini dan penanganan kegawatdaruratan maternal, khususnya PPH, di Kabupaten Malinau. Pelaksanaan kegiatan selama tiga hari melalui metode Online dan On-Site, yang mencakup pemberian materi, demonstrasi, serta simulasi keterampilan (skill station). Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, dan penilaian keterampilan menggunakan daftar tilik kompetensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 65,7 menjadi 84 setelah pelatihan, dengan nilai keterampilan rata-rata 87,27 yang menunjukkan seluruh peserta kompeten dalam penatalaksanaan stabilisasi pasien, KBI, KBE, serta penggunaan kondom kateter sebagai tamponade uterus sederhana. Pelatihan berbasis simulasi terbukti meningkatkan kesiapsiagaan, kemampuan klinis, dan pengambilan keputusan cepat dalam menghadapi PPH. Optimalisasi peran bidan melalui peningkatan kompetensi, dukungan sistem logistik, serta supervisi klinis berkelanjutan sangat penting untuk memperkuat manajemen PPH di tingkat layanan primer.
Faktor Risiko Penularan HIV/AIDS pada Remaja di Indonesia: Tinjauan Literatur Rusmiati Rusmiati; Marsya Andini; Putri Ramadani; Nur Syarafinas; Mega Aulia; Putri Intan Nuraini
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2222

Abstract

HIV atau AIDS merupakan masalah kesehatan global, terutama pada golongan remaja yang termasuk populasi rentan terhadap penularan. Tingginya angka kasus pada kelompok ini biasanya dipengaruhi karena berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor risiko penularan HIV pada remaja melalui pendekatan tinjauan literatur. Metode yang digunakan merupakan tinjauan literatur untuk menganalisis 11 artikel ilmiah yang diperoleh dari berbagai database jurnal nasional dan internasional, yang diterbitkan dalam rentang waktu antara tahun 2021 hingga 2026. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengelompokkan variabel faktor risiko yang ditemukan dalam berbagai penelitian. Hasil analisis menunjukkan beberapa faktor yaitu perilaku seksual berisiko seperti hubungan tanpa kondom dan berganti pasangan, penggunaan jarum suntik tidak steril atau yang sudah pernah terpakai, serta riwayat infeksi menular seksual. Selain itu, faktor lain yang berkontribusi secara statistik signifikan adalah rendahnya tingkat pengetahuan, pendidikan, dan akses informasi, serta pengaruh lingkungan sosial seperti tekanan teman sebaya dan stigma terhadap penderita HIV. Beberapa studi juga menunjukkan adanya keterikatan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan dengan signifikasi p<0,05. Kesimpulan dari tinjauan ini adalah faktor risiko penularan HIV pada remaja bersifat multifactorial.
GERAKAN REMAJA SADAR KANKER PAYUDARA: PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI LINGKUNGAN SEKOLA Rusmiati Rusmiati; Rizky Vaira; Allfina Allfina
Jurnal Pepadu Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v7i1.8865

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok usia yang mulai mengalami perubahan fisik,  salah satu perubahan fisik yaitu perkembangan payudara yang dapat meningkatkan risiko terhadap kanker payudara. Deteksi dini melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sangat penting dilakukan, namun pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam melakukan SADARI masih rendah. Untuk menanggulangi masalah ini, dilakukan kegiatan sosialisasi SADARI pada 09 Mei 2025 di SMA Negeri 2 Tarakan. Kegiatan ini diikuti 24 peserta siswi kelas X dan XI. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi interaktif mengenai Kanker Payudara dan simulasi Pemeriksaan SADARI. Evaluasi kegiatan menunjukkan pemahaman peserta menjadi lebih baik setelah dilakukan proses diskusi ditandai dengan peserta dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh narasumber dengan tepat dan mampu melakukan pemeriksaan SADARI dengan terampil. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah untuk menurunkan angka kejadian kanker payudara dengan melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan SADARI yang dilakukan sejak remaja