Kurikulum menjadi suatu hal yang penting dalam pendidikan, sehingga harus menyesuaikan dengan kondisi zaman agar lulusan nantinya mampu menjawab dan memenuhi kebutuhan zaman yang ada. Namun, di sisi lain pendidikan juga mempunyai permasalahan mulai dari sumber daya guru, sarana prasarana yang belum merata padahal secara sistem kebijakan sama dari pusat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kurikulum Deep Learning di SMA Islam Shafta Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi, serta analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Islam Shafta Surabaya telah menerapkan kurikulum Deep Learning yang berfokus pada tiga aspek utama, yaitu joyful learning, meaningful learning, dan mindful learning. Aspek joyful learning terlihat dari kegiatan belajar yang menyenangkan dan mendorong keaktifan siswa, meaningful learning tampak dari pembelajaran yang dikaitkan dengan kehidupan nyata, sedangkan mindful learning tercermin dari upaya sekolah menumbuhkan pola pikir kritis dan kesadaran diri siswa. Meskipun penerapannya sudah berjalan, implementasi kurikulum Deep Learning belum merata di seluruh mata pelajaran, sehingga perlu pengembangan lebih lanjut agar dapat dioptimalkan secara menyeluruh.
Copyrights © 2026