Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara revolusi pembelajaran digital terhadap kemandirian belajar pada mata pelajaran Sosiologi guna mengatasi persoalan inisiatif serta ketergantungan dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini mencakup 5.117 siswa dari SMA Negeri kelas XI di Kota Mataram. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 371 siswa. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan hasil yang dinyatakan valid dan reliabel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Skala Likert melalui Google Form dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat signifikan antara revolusi pembelajaran digital dengan kemandirian belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,207 (0,207 > 0,102 r tabel) dan nilai signifikansi 0,01 (0,01 < 0,05). Simpulan penelitian ini secara tegas menyatakan bahwa revolusi pembelajaran digital memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemandirian belajar. Hal ini membuktikan secara nyata bahwa optimalisasi teknologi dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital memiliki kontribusi dalam meningkatkan kemandirian belajar. Oleh karena itu, transformasi digital merupakan instrumen yang efektif dalam mendorong tanggung jawab serta inisiatif belajar secara mandiri bagi siswa di era modern.
Copyrights © 2026