Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Ketersediaan dan Keterjangkauan Sekolah Menengah Bagi Masyarakat Lokal di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Masyhuri Masyhuri; Suud Suud; Muhammad Ilyas; Jepri Utomo; Mila Noviana; Zilly Arsyika Masyhuri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.2457

Abstract

Penelitian ini mengkaji aksesibilitas fisik sekolah menengah (SMP, SMA/MA, SMK) bagi masyarakat lokal di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika fokus studi: Desa Kute, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Tujuan penelitian adalah (1) memetakan ketersediaan fasilitas pendidikan menengah di wilayah studi, (2) mengukur aksesibilitas fisik (jarak tempuh, waktu tempuh, sarana transportasi, kondisi jalan, dan hambatan infrastruktur), dan (3) mengidentifikasi kelompok penduduk yang mengalami kesulitan akses. Metode yang dipakai adalah survei lapangan, wawancara semi terstruktur dengan pemangku kepentingan, observasi fasilitas, dan analisis spasial sederhana (buffer radius 5–10 km). Hasil menunjukkan bahwa meskipun jumlah gedung sekolah menengah relatif memadai secara kuantitatif, terdapat kesenjangan aksesibilitas untuk masyarakat lokal yang tinggal di wilayah pesisir dan juga perbukitan yang disebabkan keterbatasan transportasi, kondisi jalan, dan kapasitas ruang kelas. Rekomendasi meliputi pengembangan layanan transportasi sekolah berbasis komunitas, penambahan unit ruang kelas di titik bottleneck, serta penguatan program SMK vokasi yang responsif kebutuhan KEK.
Habituasi Karakter Siswa: Konstruksi Budaya Sekolah dalam Membentuk Sikap Disiplin dan Tanggung Jawab Rosita Rosita; Riri Putri Apriliani; Dini Amallya; Jepri Utomo; Mila Noviana
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 3 (2026): JUNI
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i3.2519

Abstract

School culture is a set of values, norms, habits, and interaction patterns that develop within the educational environment and play a significant role in shaping students’ character. A positive school culture can foster students’ internalization of social values such as discipline, responsibility, cooperation, tolerance, honesty, and respect in their daily lives. This study aims to analyze how school culture plays a role in shaping students’ attitudes of discipline and responsibility through various activities implemented within the school environment. The method used is a literature review, examining various journals, scientific articles, and relevant sources that discuss school culture in shaping students’ attitudes of discipline and responsibility. School culture plays a role in shaping students’ character of discipline and responsibility through teacher role models, the implementation of school rules, routine activities, positive habits, and the creation of harmonious social interactions among school members. A conducive school environment can encourage students to understand, apply, and maintain social values in various social situations, both at school and in the community. Conversely, a less supportive school culture can hinder students’ social development and character. Thus, school culture is a crucial factor in developing a generation that not only excels academically but also possesses strong character traits of discipline and responsibility. Strengthening a positive school culture needs to be continuously developed as part of efforts to improve the quality of character education in schools.
Nilai-Nilai Religi dalam Tradisi Ziarah Makam Wali Nyato’ di Desa Rembitan Pujut ayi nisfatullaili_10; Mamduhatussyahab; Yohan Pamor Nurani; Mila Noviana; Jepri Utomo
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v3i1.317

Abstract

Tradisi ziarah makam wali merupakan salah satu praktik keagamaan yang masih lestari dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, dalam konteks pendidikan modern, pemanfaatan tradisi lokal sebagai sumber pembelajaran nilai masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai religius dalam tradisi ziarah di Makam Wali Nyato’ di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, serta mengkaji relevansinya sebagai sumber pembelajaran dalam pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipasi pasif wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap penjaga makam, peziarah, dan masyarakat setempat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ziarah yang dilaksanakan setiap hari Rabu ini mengandung nilai-nilai religius yang mencakup beberapa nilai. Nilai nilai tersebut tercermin dalam aktivitas doa, dzikir, gotong royong, sedekah, makan bersama (begibung), serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan makam. Selain itu, tradisi ini juga berfungsi sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial dan identitas budaya masyarakat Sasak. Dalam konteks pendidikan, nilai-nilai tersebut memiliki potensi untuk diintegrasikan sebagai sumber belajar dalam membentuk sikap sosial, religius, dan tanggung jawab peserta didik.
Pembelajaran Digital di Perguruan Tinggi: Eksplorasi Pengalaman Mahasiswa dalam Penggunaan LMS Berajah Mila Noviana; Nursaptini Nursaptini; Agung Firmansyah Agung Firmansyah; Alviona Putri Rengganis
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15015

Abstract

Perkembangan pembelajaran digital di Perguruan Tinggi menuntut pemanfaatan Learning Management System (LMS) yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana teknis, tetapi juga mampu mendukung pengalaman belajar mahasiswa secara efektif dan bermakna. Universitas Mataram telah mengembangkan LMS Berajah sebagai platform pembelajaran digital, namun kajian empiris mengenai pengalaman mahasiswa sebagai pengguna utama LMS tersebut masih terbatas. Penelitian ini menjadi penting untuk mengevaluasi dan mengembangkan LMS Berajah agar selaras dengan kebutuhan pembelajaran mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa dalam menggunakan LMS Berajah sebagai media pembelajaran digital. Metode penelitian yang digunakan adalah desain fenomenologi untuk menggali secara mendalam pengalaman dan makna penggunaan LMS Berajah melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen pembelajaran. Teknik purposive sampling digunakan untuk mendapatkan 30 informan penelitian. Hasil penelitian yaitu mahasiswa memiliki persepsi tentang pengalaman kemudahan akses pembelajaran dan fleksibilitas belajar, interaksi pembelajaran, kendala teknis, dan kemandirian belajar. Pengalaman mahasiswa dalam penggunaan LMS Berajah menunjukkan sifat dilematik karena memberikan manfaat pembelajaran sekaligus menghadirkan tantangan.
Hubungan revolusi pembelajaran digital terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI di kota mataram Rosa Yuniarti; Sukardi Sukardi; Mila Noviana
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara revolusi pembelajaran digital terhadap kemandirian belajar pada mata pelajaran Sosiologi guna mengatasi persoalan inisiatif serta ketergantungan dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini mencakup 5.117 siswa dari SMA Negeri kelas XI di Kota Mataram. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 371 siswa. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan hasil yang dinyatakan valid dan reliabel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Skala Likert melalui Google Form dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat signifikan antara revolusi pembelajaran digital dengan kemandirian belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,207 (0,207 > 0,102 r tabel) dan nilai signifikansi 0,01 (0,01 < 0,05). Simpulan penelitian ini secara tegas menyatakan bahwa revolusi pembelajaran digital memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemandirian belajar. Hal ini membuktikan secara nyata bahwa optimalisasi teknologi dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital memiliki kontribusi dalam meningkatkan kemandirian belajar. Oleh karena itu, transformasi digital merupakan instrumen yang efektif dalam mendorong tanggung jawab serta inisiatif belajar secara mandiri bagi siswa di era modern.
INOVASI ICE LIME TEA CHIA SEED SEBAGAI MINUMAN SEHAT DENGAN PEMANIS STEVIA Mila Noviana; Baiq Maria Estiani
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.340

Abstract

Modern lifestyle changes that tend to consume high-sugar, low-nutrient drinks contribute to an increased risk of health problems, particularly heart disease. This study aims to develop an innovative functional drink, Ice Lime Tea Chia Seed, sweetened with stevia as a healthy and nutritious alternative drink that supports heart health. This product combines tea, lime, chia seeds, and stevia, which are known to contain antioxidants, fiber, omega-3, and are low in calories and sugar. The research method was carried out through descriptive product formulation stages. The development results show that the Ice Lime Tea Chia Seed drink has a fresh taste, is low in sugar, and contains nutrients that have the potential to help maintain heart health, improve body hydration, and support a healthy lifestyle. The use of stevia as a natural sweetener also provides added value because it is safer for consumers who limit their sugar consumption. Thus, this beverage innovation is expected to be a functional beverage solution that is healthy, practical, and in accordance with the needs of society in the modern era.
Representasi Identitas Sosial Melalui Fashion Pada Mahasiswa FKIP Universitas Mataram Noviana Indrianti; Sumitro Sumitro; Mila Noviana
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 30, No 3 (2026): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v30i3.40493

Abstract

This study aims to identify the factors that influence students’ fashion choices and the representation of social identity through fashion among students in the Faculty of Teacher Training and Education at Mataram University. This study employs a qualitative approach using the phenomenological method. Data and findings were obtained through observation, interviews, and documentation with informants. The data analysis techniques used followed the theoretical framework of Miles and Huberman, including data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification. The results of this study indicate that students’ fashion choices are influenced by three main factors: personality, social circles, and social media. Personality encourages students to prioritize comfort as the foundation for building self-confidence, while their social environment plays a role in shaping the harmony of their dressing style as a symbol of group cohesion. Additionally, social media serves as a source of inspiration that introduces various fashion trends, thereby encouraging students to adopt a dressing style that aligns with their preferences.
Integrasi Kearifan Lokal Suku Sasak Pada Mata Pelajaran Sosiologi (Pendampingan Bagi Guru Sosiologi di SMA Abata Lombok) Masyhuri; Suud; Muhammad Ilyas; Jepri Utomo; Mila Noviana
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2b (2025): Edisi khusus Dies Natalis Universitas Mataram
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/1nfrvd31

Abstract

Suku sasak memiliki beragam jenis kearifan lokal, baik dalam bentuk awik-awik, tradisi, lembaga soisl, kesenian, maupun produk hasil karya, yang sangat potensial diintegrasikan pada mata Pelajaran soiologi. Integrasi tentunya dapat dilakukan dengan  memanfaatkan kearifan lokal suku sasak untuk penguatan materi, metode dan media pembelajaran. Namun demikina, tidak semua guru sosiologi maksimal melakukan hal tersebut, termasuk guru sosiologi di SMA Abata Lombok. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian sangat penting dilakukan dengan tujuan agar guru Sosiologi  SMA Abata Lombok dapat mengintegrasikan kearifan lokal suku sasak pada mata Pelajaran soiologi. Metode yang diguanakan adalah pendampingan dengan tahapan kegiatan, yaitu: (1) penyampaian materi dan diskusi (2) pendampingan, dan (3) evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian yaitu: (1) terkonstruksinya pengetahuan khalayak sasaran terkait jenis kearifan lokal suku sasak (2) terkonstrusinya pengetahuan khalayak sasaran terkait relevansi kearifan lokal suku sasak dengan materi sosiologi, (3) terkonstruksinya pengetahuan khalayak sasaran terkait trategi integrasi kearifan lokal pada mata Pelajaran sosiologi, (4) tersususnnya media pembelajaran sosiologi yang menintegrasikan kearifan lokal suku sasak.
Pengaruh Model Pembelajaran Active Debate Berbantuan Media Padlet Terhadap Partisipasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Widia Sari; Nursaptini Nursaptini; Mila Noviana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5216

Abstract

Partisipasi belajar siswa merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran karena mencerminkan keterlibatan siswa secara aktif dalam kegiatan belajar. Namun, pada mata pelajaran Sosiologi masih ditemukan rendahnya partisipasi belajar siswa yang ditunjukkan oleh kurang aktifnya siswa dalam mengemukakan pendapat, memberikan tanggapan, mengajukan pertanyaan, serta berpartisipasi dalam diskusi kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Active Debate berbantuan media Padlet terhadap partisipasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain Posttest Only with Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI Soshum SMA Negeri 9 Mataram yang terdiri atas enam kelas. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik simple random sampling setelah dilakukan penyepadanan kelas, sehingga diperoleh kelas XI Soshum 2 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI Soshum 3 sebagai kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 34 siswa. Data penelitian dikumpulkan menggunakan lembar observasi partisipasi belajar siswa yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t two independen sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata partisipasi belajar siswa pada kelompok eksperimen sebesar 78,14 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 73,41. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Thitung sebesar 3,062 lebih besar daripada Ttabel sebesar 1,997 dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05. Disimpulkan bahwa model pembelajaran Active Debate berbantuan media Padlet berpengaruh signifikan terhadap partisipasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi.
Penerapan Model Pembelajaran Debat Berbantuan Kliping Berita Untuk Meningkatan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas X-E7 SMAN 1 Narmada Nada Shafa Aulia; Nursaptini Nursaptini; Mila Noviana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5360

Abstract

Menciptakan suasana belajar yang edukatif sangat penting karena berpengaruh terhadap motivasi, konsentrasi, dan keaktifan belajar siswa. Dengan menerapkan model debat, siswa dapat terstimulasi dalam diskusi di kelas, siswa yang kurang aktif terlibat dalam pembelajaran dapat lebih aktif dalam mengambil inisiatif untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan menyampaikan argumen sebagai respons terhadap kelompok lawan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran debat berbantuan kliping berita pada mata pelajaran sosiologi kelas X-E7 SMAN 1 Narmada. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang di dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi di setiap siklusnya. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa dan guru mata pelajaran sosiologi di kelas X-E7 SMAN 1 Narmada. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran debat berbantuan kliping berita terlaksana pada siklus I sebesar 79% dan pada siklus II sebesar 94,4%. Indikator keaktifan belajar siswa pada siklus I mencapai 86,1% dan meningkat pada siklus II yakni mencapai 95,8%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran debat berbantuan kliping berita efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas X-E7 SMAN 1 Narmada.