Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak struktur modal, intellectual capital, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel mediasi pada perusahaan sub sektor logam yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan asosiatif kausal dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Populasi penelitian terdiri dari 16 perusahaan, dan melalui purposive sampling diperoleh 7 perusahaan sebagai sampel dengan 35 unit analisis. Analisis data menggunakan regresi data panel dan analisis jalur (path analysis) dengan dua model persamaan substruktur yang diolah menggunakan perangkat lunak EViews 13. Pemilihan model terbaik menggunakan Uji Chow dan Uji Hausman yang menetapkan Fixed Effect Model (FEM) untuk Substruktur 1, sedangkan Common Effect Model (CEM) dipilih untuk Substruktur 2 berdasarkan Uji Lagrange Multiplier. Hasil pengujian asumsi klasik menunjukkan model telah memenuhi syarat normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (koefisien = 0,006730; p = 0,027), sedangkan struktur modal dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas (koefisien = 0,106739; p = 0,000), sementara intellectual capital dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (p = 0,327). Hasil analisis jalur menggunakan uji Sobel mengkonfirmasi bahwa profitabilitas tidak mampu memediasi hubungan antara struktur modal, intellectual capital, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor di sektor logam lebih memberikan apresiasi terhadap efisiensi aset tak berwujud dibandingkan struktur pendanaan maupun skala aset perusahaan selama periode pengamatan.
Copyrights © 2026