Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni

Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Simmental Di Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo

Yanto Yanto (Universitas Muhammadiyah Gorontalo)
Ramlan Pomolango (Universitas Muhammadiyah Gorontalo)
Mohammad Ervandi (Universitas Muhammadiyah Gorontalo)
Wahyu Sulistyo (Universitas Muhammadiyah Gorontalo)
Dewa Oka Suparwata (Universitas Muhammadiyah Gorontalo)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi status kebuntingan pada sapi Simental induk di Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode survei dengan pengambilan sampel secara purposive sampling terhadap 27 ekor sapi Simental induk yang memenuhi kriteria sebagai akseptor IB. Variabel bebas yang diamati meliputi umur, paritas, Body Condition Score (BCS), kualitas pakan, dan kemampuan deteksi birahi, sedangkan variabel terikat adalah status kebuntingan. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi logistik dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan IB masih tergolong rendah, dengan nilai Service per Conception (S/C) sebesar 3,44, Conception Rate (CR) sebesar 16,36%, dan Non Return Rate (NRR) sebesar 59,26%. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa kualitas pakan berpengaruh nyata terhadap status kebuntingan dengan nilai signifikansi 0,036 (P<0,05) dan nilai odds ratio sebesar 6,806. Hal ini menunjukkan bahwa sapi induk yang memperoleh kualitas pakan lebih baik memiliki peluang bunting 6,806 kali lebih tinggi dibandingkan ternak dengan kualitas pakan yang kurang baik. Sementara itu, variabel umur, paritas, BCS dan kemampuan deteksi birahi tidak menunjukkan pengaruh nyata secara statistik terhadap status kebuntingan (P>0,05). Nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,467 menunjukkan bahwa variabel penelitian mampu menjelaskan variasi status kebuntingan sebesar 46,7%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Simental induk di Kecamatan Mootilango masih belum optimal dan kualitas pakan merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi keberhasilan kebuntingan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ijmst

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Engineering Social Sciences

Description

Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang ...