Penelitian ini mengkaji pengaruh Fear of Missing Out (FoMO), hedonisme, dan respon emosional sebagai prediktor impulsive buying, dengan self-esteem sebagai variabel moderasi pada konsumen Generasi Z di platform TikTok. Menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 120 responden yang dipilih melalui purposive sampling di Kota Bengkulu, data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan secara daring dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO (path coefficient = 0,294; p = 0,004) dan respon emosional (path coefficient = 0,206; p = 0,024) berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, sementara hedonisme (path coefficient = 0,167; p = 0,068) tidak berpengaruh signifikan. Self-esteem berpengaruh langsung terhadap impulsive buying namun tidak terbukti memoderasi ketiga hubungan tersebut. Model penelitian mampu menjelaskan 74,3% variasi impulsive buying (R² = 0,743). Temuan ini menegaskan bahwa FoMO merupakan faktor dominan dalam mendorong keputusan pembelian spontan di TikTok Shop.
Copyrights © 2026