Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Strategi Pemasaran dan Digital Marketing terhadap Customer Retention pada Bank BRI Unit Lingkar Timur Annisa Fadhilah Sukma; Arifah Hidayati; M. Noor Army
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pemasaran dan digital marketing terhadap customer retention pada Bank BRI Unit Lingkar Timur. Variabel independen dalam penelitian ini adalah strategi pemasaran dan digital marketing, sedangkan variabel dependen adalah customer retention. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah aktif Bank BRI Unit Lingkar Timur sebanyak 35.719 nasabah. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 170 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer retention pada Bank BRI Unit Lingkar Timur. Digital marketing juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer retention. Selain itu, strategi pemasaran dan digital marketing secara simultan berpengaruh signifikan terhadap customer retention. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran yang tepat serta pemanfaatan digital marketing yang efektif mampu meningkatkan loyalitas, kepuasan, dan keputusan nasabah untuk tetap menggunakan layanan Bank BRI Unit Lingkar Timur.
Pengaruh Strategi Promosi, Pemanfaatan Media Sosial dan Testimoni Pelanggan terhadap Minat Beli Produk UMKM di Kota Bengkulu Palendo Ricardo; Arifah Hidayati; Muhammad Noor Armi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi promosi, pemanfaatan media sosial, dan testimoni pelanggan terhadap minat beli produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bengkulu. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Responden merupakan konsumen yang pernah melakukan pembelian atau berinteraksi dengan produk UMKM di Kota Bengkulu. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (koefisien jalur = 0,353, T-statistik = 5,113, p = 0,000). Pemanfaatan media sosial tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap minat beli (koefisien jalur = 0,092, T-statistik = 0,434, p = 0,664). Testimoni pelanggan memberikan pengaruh positif dan signifikan terkuat terhadap minat beli (koefisien jalur = 0,386, T-statistik = 5,441, p = 0,000). Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan 31,9% variasi minat beli konsumen (R² = 0,319). Temuan ini merekomendasikan para pelaku UMKM di Kota Bengkulu untuk memprioritaskan pengelolaan testimoni pelanggan yang autentik, mengoptimalkan strategi promosi, serta meningkatkan kualitas dan konsistensi pengelolaan konten media sosial guna meningkatkan minat beli konsumen secara berkelanjutan.
Fomo, Hedonisme Dan Respon Emosional Sebagai Prediktor Impulsive Buying Dengan Self-Esteem Sebagai Variabel Moderasi Pada Konsumen Gen Z Di Platform Tiktok Suci Sayyidati; Arifah Hidayati; Veny Puspita
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10003

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh Fear of Missing Out (FoMO), hedonisme, dan respon emosional sebagai prediktor impulsive buying, dengan self-esteem sebagai variabel moderasi pada konsumen Generasi Z di platform TikTok. Menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 120 responden yang dipilih melalui purposive sampling di Kota Bengkulu, data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan secara daring dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO (path coefficient = 0,294; p = 0,004) dan respon emosional (path coefficient = 0,206; p = 0,024) berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, sementara hedonisme (path coefficient = 0,167; p = 0,068) tidak berpengaruh signifikan. Self-esteem berpengaruh langsung terhadap impulsive buying namun tidak terbukti memoderasi ketiga hubungan tersebut. Model penelitian mampu menjelaskan 74,3% variasi impulsive buying (R² = 0,743). Temuan ini menegaskan bahwa FoMO merupakan faktor dominan dalam mendorong keputusan pembelian spontan di TikTok Shop.
Pengaruh Live Shopping Experience dan Social Proof di TikTok Terhadap Pembelian Impulsif Gen Z dengan Fear of Missing Out sebagai Pemicu Urgensi Konsumen Anggelia Fratiwi; Arifah Hidayati; Veny Puspita
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Live Shopping Experience dan Social Proof terhadap pembelian impulsif pada konsumen Generasi Z di TikTok Shop dengan Fear of Missing Out (FOMO) sebagai variabel mediasi. Perkembangan social commerce melalui fitur live shopping telah mengubah perilaku konsumen, khususnya Generasi Z yang aktif menggunakan media sosial dan platform digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Populasi penelitian adalah konsumen Generasi Z yang pernah melakukan pembelian melalui fitur Live Shopping di TikTok Shop, dengan sampel sebanyak 160 responden menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Live Shopping Experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif dan Fear of Missing Out. Social Proof juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif dan Fear of Missing Out. Fear of Missing Out mampu memediasi pengaruh Live Shopping Experience dan Social Proof terhadap pembelian impulsif. Nilai R-Square menunjukkan bahwa Fear of Missing Out dapat dijelaskan sebesar 80,7%, sedangkan pembelian impulsif sebesar 83,4%, sehingga model penelitian termasuk dalam kategori kuat.
Use Of Digital Media In Developing Umrah Packages At PT Tisaga Multazam Utama Tour Bengkulu Anggriani Soleha; Syofian Syofian; Arifah Hidayati
Journal of Research in Social Science and Humanities Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jrssh.v4i1.123

Abstract

In this era of ever-growing globalization, it cannot be avoided that the development of Information Technology is experiencing rapid progress. Business people are now taking advantage of this technology to promote and market their products so that they are better known in society. The digital era has made it easier for people to get information, communicate, and even carry out transactions. This change in behavior also affects company marketing strategies, which are now increasingly shifting towards digital marketing. The use of digital media has become a solution for companies in marketing and promoting their products. PT. Tisaga Multazam Utama Tour in Bengkulu uses various digital media platforms such as Facebook, Instagram, WhatsApp and TikTok. Through this media, companies can effectively convey information about various promotional packages, including prices and types of packages offered. The presence of social media makes it easier for prospective pilgrims to obtain information about Umrah travel packages provided by companies. This research uses a descriptive approach that describes phenomena with data that is accurate and arranged systematically. Based on the interview results, it can be seen that the majority of Umrah pilgrims access social media, with 69 people following, while only 13 people do not follow. The research results also show that the digital media platform is most widely used by pilgrims to find out about PT Umrah packages. Tisaga Multazam Utama Tour is Facebook and WhatsApp, with a total of 28 respondents. SWOT analysis is carried out to identify the company's internal factors (strengths and weaknesses) and external factors (opportunities and threats). The results of the analysis show that the company's internal strengths are more dominant than weaknesses, and from the external side, opportunities are more significant than threats. This shows that the company has strengths that can be utilized to optimize the opportunities around it.
Pengaruh E-Trust, Online Customer Review, Online Customer Rating dan Content Based Influencer terhadap Keputusan Pembelian Kosmetik Merek Skintific di Tiktok Shop (Studi Kasus Mahasiswa Unihaz Prodi Manajemen) Arifah Hidayati; Syofian Syofian; Diny okta Sari
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.816

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini adalah semakin canggihnya teknologi tentu memberikan pengaruh besar kepada para industri content creator atau influencer dalam berbisnis secara online. Namun, berjualan secara online tentu banyak yang perlu di perhatikan seperti kepuasan pembelian atau konsumen, rating, view dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh E-Trust, Online Customer Review, Online Customer Rating dan Content Based Influencer terhadap Keputusan Pembelian Kosmetik Merek Skintific di Tiktok Shop. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Dalam penelitian ini data bersumber dari penyebaran kusioner (Google Form) yang akan disebarkan secara online kepada mahasiswa unihaz prodi manajemen yang pernah melakukan pembelian kosmetik merek skintific di tiktok shop. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa unihaz prodi manajemen yang pernah melakukan keputusan pembelian kosmetik merek skintific di tiktok shop, peneliti menggunakan rumus hair dimana 24 indikator x 5 = 120 responden. Penelitian ini menggunakan skala likert, dengan Alat bantu SPSS 25. Hasil dari penelitian ini adalah; (1) E-Trust berpengaruh terhadap  keputusan  pembelian Kosmetik Merek Skintific Di Tiktok Shop, (2) Online Customer Review berpengaruh terhadap keputusan  pembelian Kosmetik Merek Skintific Di Tiktok Shop, (3) Online Customer Rating berpengaruh terhadap keputusan  pembelian Kosmetik Merek Skintific Di Tiktok Shop, (4) Content Based Influencer berpengaruh terhadap keputusan  pembelian Kosmetik Merek Skintific Di Tiktok Shop dan (5) Ada pengaruh secara simultan variabel E-Trust, Online Customer Review, Online Customer Rating Dan Content Based Influencer Terhadap Keputusan Pembelian Kosmetik Merek Skintific Di Tiktok Shop. Dapat disimpulkan E-Trust berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Pembelian Kosmetik Merek Skintific Di Tiktok Shop, hal ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan konsumen terhadap toko online, informasi produk, ulasan pelanggan, dan reputasi penjual di TikTok Shop memainkan peran penting dalam mendorong konsumen untuk melakukan pembelian.