Penelitian ini bertujuan menganalisis kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam perspektif kebijakan pendidikan nasional di Indonesia. Kurikulum PPKn merupakan instrumen strategis pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik, namun implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan sistemis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif, dilaksanakan pada Semester 5 Tahun 2026.1. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi PPKn FKIP UISU yang sedang menempuh mata kuliah berbasis kurikulum nasional, dengan sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur dengan skala Likert yang mengukur empat dimensi: relevansi kurikulum PPKn terhadap kebijakan pendidikan nasional, efektivitas implementasi kurikulum, kesesuaian materi dengan kebutuhan peserta didik, dan responsivitas kurikulum terhadap dinamika kebijakan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap relevansi kurikulum PPKn dengan kebijakan pendidikan nasional (mean = 3,87; SD = 0,64). Terdapat korelasi signifikan antara pemahaman kebijakan pendidikan nasional dengan efektivitas implementasi kurikulum PPKn (r = 0,712; p < 0,001). Dimensi kesesuaian materi memperoleh skor terendah, mengindikasikan perlunya pemutakhiran konten yang lebih responsif terhadap perkembangan kebijakan terkini. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kurikulum PPKn yang lebih adaptif, berbasis data, dan selaras dengan arah kebijakan pendidikan nasional.
Copyrights © 2025