Cicak rumah merupakan hewan yang yang dekat dengan manusia yang dikhawatirkan dapat membawa dan menularkan spesies parasit salah satunya adalah ektoparasit jenis tungau. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis serta menghitung prevalensi, intensitas infestasi, dan intensitas total ektoparasit pada cicak rumah di Desa Kotaraja Lombok Timur. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode random sampling. Cicak yang diperoleh disimpan dalam wadah yang kemudian diberi label sesuai lokasi penangkapan. Tubuh cicak diperiksa dibawah mikroskop stereo pada bagian kepala, telinga, ketiak, ventral, dorsal, paha, ekor, lamella jari, dan mata. Tungau yang ditemukan kemudian dibuat preparat dengan metode preparasi mounting semi permanen menggunakan media Larutan Hoyer’s. Preparat tungau diamati dan diidentifikasi berdasarkan karakter morfologi dengan menggunakan mikroskop cahaya. Hasil penelitian mendapatkan 3 spesies cicak rumah (Hemidactylus platyurus, H. frenatus, dan Gehyra mutilata) dan 8 spesies tungau genus Geckobia. Empat spesies tungau teridentifikasi sebagai Geckobia glebosum, G. indica, G. mysoriensis, G. bataviensis. Empat Geckobia lainnya belum teridentifikasi (G4, G5, G6, G8). Prevalensi tungau tertinggi dijumpai pada cicak H. frenatus (60 %). Intensitas infestasi tungau tertinggi ada pada G. glebosum di cicak H. platyurus, H. frenatus, dan G. mutilate secara berurutan adalah 3,5, 13 dan 2,75. Nilai. intensitas total ektoparasit tertinggi ditempati oleh cicak H. frenatus (9,67).
Copyrights © 2025