Abstrak. Kegiatan program pengabdian pada masyarakat (PPM) untuk membangun resiliensi psikologis perantau melalui pemberdayaan komunitas daerah berbasis psikoedukasi bertujuan untuk menguatkan kompetensi personal dan kuat menghadapi tekanan beban fisik dan psikologis di perkotaan. Pencapaian tujuan tersebut diukur dengan efektivitas pelaksanaan kegiatan psikoedukasi sebagai langkah penting untuk memastikan bahwa program terlaksana dengan lancar, sukes dan efektif agar tujuan selanjutnya akan dicapai dengan mudah. Metode pelaksanaan kegiatan psikoedukasi dilakukan secara interaktif, yaitu penyampaian materi, diskusi dan evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan psikoedukasi berjalan lancar, sukses dan efektif terlihat dari kehadiran, keaktifan dan antusiasme peserta yang secara kualitatif menunjukkan kategori baik. Implikasi hasil pelaksanaan psikoedukasi adalah psikoedukasi menjadi sarana transfer pengetahuan kesehatan mental, serta menjadi medium transformasi kesadaran serta penguatan resiliensi individu dan kelompok dalam menghadapi dinamika kehidupan komunitas di daerah urban. Merujuk pada implikasi hasil pelaksanaan kegiatan psikoedukasi tersebut, maka disarankan pelaksanaanya akan lebih efektif jika terlebih dahulu dilakukan penguatan kapasitas fasilitator psikoedukasi, materi psikoedukasi mengintegrasikan nilai lokal dan budaya komunitas, pelaksanaan psikoedukasi melibatkan kolaborasi multi-pihak, dan melakukana monev berkelanjutan. Kata Kunci: Resiliensi, Pemberdayaan Komunitas
Copyrights © 2026