Jembatan Cisimeut di Kabupaten Lebak merupakan infrastruktur penting yang mendukung konektivitas transportasi, namun kondisi eksisting dengan lebar terbatas menyebabkan hambatan lalu lintas dan potensi pembebanan tidak optimal pada struktur jembatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja lalu lintas terhadap pembebanan serta implikasinya terhadap desain struktur jembatan. Analisis kinerja lalu lintas dilakukan melalui survei volume kendaraan, derajat kejenuhan, tundaan, dan panjang antrian. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi eksisting memiliki volume lalu lintas sebesar 3251 smp/jam dengan derajat kejenuhan lebih dari 1,0 yang mengindikasikan terjadinya kemacetan. Kondisi ini menyebabkan perubahan pola pembebanan dari dinamis menjadi statis akibat antrian kendaraan di atas jembatan. Data kinerja lalu lintas tersebut kemudian digunakan sebagai dasar dalam penentuan beban lalu lintas sesuai SNI 1725:2016 dan dianalisis menggunakan metode LRFD dengan bantuan software SAP2000. Hasil analisis struktur menunjukkan bahwa peningkatan beban akibat kondisi lalu lintas berpengaruh terhadap gaya aksial dan momen pada elemen struktur, khususnya pada batang top chord dan bottom chord. Setelah dilakukan perbaikan geometrik untuk meningkatkan kinerja lalu lintas, diperoleh penurunan derajat kejenuhan menjadi 0,83 yang berdampak pada distribusi beban yang lebih merata dan kondisi pembebanan yang lebih sesuai dengan asumsi perencanaan. Dengan demikian, kinerja lalu lintas memiliki pengaruh signifikan terhadap pembebanan dan desain struktur jembatan, sehingga perlu dipertimbangkan secara terintegrasi dalam perencanaan jembatan.
Copyrights © 2026