Olahan pisang yang paling terkenal adalah keripik pisang. Keripik pisang merupakan makanan ringan yang cocok untuk semua kalangan usia. Usaha ini memerlukan sarana dan prasarana, seperti peralatan produksi, kemasan yang inovatif, serta fasilitas pendukung lainnya. Strategi pemasaran meliputi inovasi produk, pencitraan merek yang menarik, penjualan melalui berbagai saluran, dan promosi yang aktif. Proses produksi membutuhkan bahan baku berkualitas, pengolahan buah yang tepat, pengemasan yang higienis, serta inovasi rasa. Organisasi UMKM dan peningkatan sumber daya manusia di desa dilakukan melalui peningkatan kompetensi, pelatihan produk, manajemen yang efisien, komunikasi yang terbuka, dan fasilitas kerja yang nyaman. Penetapan harga mempertimbangkan biaya produksi, penawaran dan permintaan, serta daya beli konsumen. Pengembangan produksi mencakup hilirisasi hasil penelitian produk dan bahan baku. Salah satu kendala yang perlu diperhatikan adalah faktor risiko usaha, persaingan, fluktuasi harga, serta perubahan selera konsumen. Keberhasilan dalam menjalankan usaha ini ditentukan oleh fokus pada pemasaran yang inovatif, produksi yang berkualitas, manajemen yang efisien, harga yang kompetitif, pengembangan produk, serta analisis risiko usaha. Hal ini berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-9, yaitu industri, inovasi, dan infrastruktur; tujuan ke-12, yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab; serta tujuan ke-17, yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan. Keywords: Olahan pisang; UMKM ; SDGs; Kemitraan
Copyrights © 2026