Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, kreativitas, dan kesiapan mahasiswa Pendidikan Kimia sebagai calon guru dalam mengembangkan media pembelajaran kimia berbasis etnokimia Sasambo. Kegiatan dilaksanakan pada mahasiswa Pendidikan Kimia semester II dan IV dengan jumlah peserta 55 mahasiswa. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, serta tindak lanjut keberlanjutan program. Materi pelatihan mencakup penguatan konsep etnokimia, pemetaan budaya lokal Sasambo ke konsep kimia, pemilihan jenis media, penyusunan alur isi media, dan pemanfaatan teknologi seperti Canva, video pembelajaran, augmented reality, serta QR code. Evaluasi dilakukan menggunakan angket pretest dan posttest dengan skala empat kategori. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keseluruhan dari 2,34 pada pretest menjadi 3,40 pada posttest. Persentase respons positif mahasiswa juga meningkat dari 45,6% menjadi 95,8%. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, yaitu pemahaman etnokimia dan relevansi budaya, keterampilan pengembangan media, kreativitas dan inovasi pembelajaran, serta kesiapan calon guru. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menerjemahkan potensi budaya Sasambo menjadi media pembelajaran kimia yang kontekstual, kreatif, dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Kegiatan ini menjadi bentuk penguatan kompetensi profesional calon guru kimia sekaligus mendukung pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber inovasi pembelajaran kimia.
Copyrights © 2026