Pengembangan ekowisata berbasis pengamatan burung (birdwatching) memiliki potensi besar sebagai alternatif konservasi sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat lokal. Namun, kapasitas masyarakat di sekitar Taman Wisata Alam (TWA) Kerandangan masih terbatas dalam mengelola potensi tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat melalui pelatihan identifikasi burung, pemanduan ekowisata, serta pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif, pendampingan lapangan, dan evaluasi berbasis keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang jenis-jenis burung endemik, keterampilan komunikasi interpretasi alam, serta kemampuan menyusun paket wisata berbasis lingkungan. Kegiatan ini berhasil membentuk kelompok sadar ekowisata yang mulai mandiri dalam mengelola kegiatan birdwatching.
Copyrights © 2026