Kegiatan pemeriksaan di laboratorium biologi menghasilkan limbah yang berpotensi membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Limbah tersebut umumnya berupa limbah cair yang mengandung mikroorganisme patogen, bahan kimia, serta sisa media kultur yang termasuk dalam kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis limbah B3 yang dihasilkan, mengetahui prosedur pengelolaan limbah, serta menganalisis penerapan prinsip bioetika dalam pengelolaan limbah di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah yang dihasilkan terdiri dari limbah cair seperti sisa media kultur dan dan reagen. Limbah cair disterilisasi menggunakan autoclave sebelum dialirkan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sedangkan limbah padat disimpan sementara dan diangkut oleh transporter berizin. Prosedur ini mencerminkan penerapan prinsip bioetika, khususnya non-maleficence dan beneficence, untuk meminimalkan risiko terhadap kesehatan manusia
Copyrights © 2026