p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Biogenerasi
Khairiza Lubis
State University of Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUASI PENERAPAN PRINSIP BIOETIKA DALAM KESEJAHTERAAN HEWAN (ANIMAL WELFARE) BERDASARKAN FIVE FREEDOMS PADA SATWA DI PUSAT PENYELAMATAN SATWA TAMAN WISATA ALAM SIBOLANGIT Nabila Syahfitri; Nazwa Syafitri; Muhammad Yusuf; Khairiza Lubis; Widya Arwita
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/8hq46e10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan prinsip bioetika dalam kesejahteraan hewan (animal welfare) berdasarkan konsep Five Freedoms pada satwa di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Taman Wisata Alam Sibolangit. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui observasi langsung dan dokumentasi. Penilaian dilakukan terhadap beberapa indikator, yaitu ketersediaan pakan, kebersihan kandang, kondisi kesehatan satwa, ukuran kandang, dan pengamatan perilaku satwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan satwa di PPS TWA Sibolangit telah memenuhi sebagian besar prinsip Five Freedoms, meliputi bebas dari lapar dan haus, bebas dari ketidaknyamanan, bebas dari penyakit, bebas mengekspresikan perilaku alami, serta bebas dari stres. Nilai kesejahteraan satwa diperoleh sebesar 92% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Secara bioetika, pengelolaan satwa telah mencerminkan prinsip beneficence dan non-maleficence. Namun demikian, masih diperlukan peningkatan pada aspek ukuran kandang, pengayaan lingkungan, dan frekuensi pemberian pakan agar kesejahteraan satwa dapat lebih optimal.
ANALISIS PRINSIP BIOETIK DALAM PENANGANAN AWAL SATWA BURUNG HASIL PENANGKAPAN DI PUSAT PENYELAMATAN SATWA TWA SIBOLANGIT Alya Zakia Azzahra Nasution; Najwa Al Mukarromah; Mhd. Yusuf Nasution; Khairiza Lubis; Widya Arwita
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/bgnmgf69

Abstract

Penangkapan burung liar di Indonesia menjadi ancaman besar bagi kelestarian spesies dan kesejahteraan hewan. Pusat Pelestarian Satwa (PPS) memiliki peranan vital dalam mengelola burung yang disita melalui serangkaian proses awal, yang mencakup penerimaan, pemeriksaan kesehatan, dan karantina sebelum rehabilitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai pelaksanaan prinsip bioetika dalam penanganan awal burung di PPS serta mengukur hubungannya dengan kesejahteraan hewan. Metode yang dipakai adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung terhadap penerimaan burung di PPS Sibolangit pada bulan Januari 2026. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses penanganan, termasuk pencatatan administratif, pemeriksaan kesehatan awal, serta penempatan dalam kandang karantina, telah dilakukan secara terstruktur. Pemeriksaan fisik dan observasi perilaku membantu petugas dalam menentukan kondisi burung serta memilih metode penanganan yang tepat. Prinsip bioetika seperti manfaat, tidak merugikan, dan keadilan juga telah diterapkan, yang terlihat dari pemberian perawatan yang tepat, penanganan yang berhati-hati, serta perlakuan yang adil terhadap semua burung. Secara keseluruhan, penanganan awal di PPS telah mendukung peningkatan kesejahteraan hewan.
Analisis Penerapan Prinsip Bioetika dalam Pengelolaan Limbah B3 Cair Hasil Pemeriksaan Laboratorium Biologi di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Medan Warda Amalia; Valdo Rekson Nainggolan; Siti Nabila; Nurbaity Situmorang; Khairiza Lubis
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/e1sf2v72

Abstract

Kegiatan pemeriksaan di laboratorium biologi menghasilkan limbah yang berpotensi membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Limbah tersebut umumnya berupa limbah cair yang mengandung mikroorganisme patogen, bahan kimia, serta sisa media kultur yang termasuk dalam kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis limbah B3 yang dihasilkan, mengetahui prosedur pengelolaan limbah, serta menganalisis penerapan prinsip bioetika dalam pengelolaan limbah di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah yang dihasilkan terdiri dari limbah cair seperti sisa media kultur dan dan reagen. Limbah cair disterilisasi menggunakan autoclave sebelum dialirkan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sedangkan limbah padat disimpan sementara dan diangkut oleh transporter berizin. Prosedur ini mencerminkan penerapan prinsip bioetika, khususnya non-maleficence dan beneficence, untuk meminimalkan risiko terhadap kesehatan manusia