Permasalahan sampah plastik masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di lingkungan sekolah yang menghasilkan sampah plastik sekali pakai dalam jumlah cukup besar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pengelolaan sampah plastik melalui edukasi pemilahan dan daur ulang sampah plastik menjadi paving blok. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMAN 3 Siak Hulu, Kampar, Riau, dengan metode sosialisasi, pelatihan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan perubahan distribusi nilai. Pada pre-test, nilai peserta didominasi kategori baik (50%) dan cukup (44%), dengan sebagian kecil pada kategori sangat baik (2%) dan kurang (4%). Setelah kegiatan pengabdian, terjadi pergeseran nilai ke kategori yang lebih tinggi, yaitu sangat baik (58%) dan baik (31%), sementara kategori cukup menurun menjadi 9% dan kategori kurang menjadi 2%. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan pemahaman setelah mengikuti kegiatan. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan pembuatan paving blok dari limbah plastik sebagai produk bernilai guna, walaupun masih dalam skala terbatas. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Untuk pengembangan selanjutnya, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta dukungan fasilitas agar pemanfaatan sampah plastik dapat diterapkan secara lebih optimal dan berkesinambungan di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026