Sistem operasi merupakan komponen penting dalam pengelolaan sumber daya perangkat keras komputer, khususnya CPU yang berperan sebagai pusat pengolahan data. Pemilihan sistem operasi yang tepat berpengaruh langsung terhadap kinerja, efisiensi, dan stabilitas aplikasi yang dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja sistem operasi open source dan proprietary dalam pengelolaan sumber daya CPU. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah publikasi ilmiah dan laporan teknis periode 2013–2023 yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem operasi open source (seperti Linux) menawarkan fleksibilitas tinggi, optimasi kernel, dan efisiensi multitasking, sementara sistem operasi proprietary (seperti Windows) unggul dalam kompatibilitas aplikasi komersial dan antarmuka yang ramah pengguna. Namun, konsumsi CPU pada sistem proprietary cenderung lebih tinggi akibat overhead layanan bawaan. Kajian ini menegaskan bahwa pemilihan sistem operasi harus disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk efisiensi sumber daya maupun kenyamanan penggunaan. Kata kunci: sistem operasi, open source, proprietary, kinerja CPU, manajemen sumber daya.
Copyrights © 2026